TNI/Polri Bersama Masyarakat Bangun Plengsengan Program TMMD
- 27 Feb 2026 19:13 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - TNI/Polri bersama warga setempat bergotong royong membangun plengsengan akses jalan desa yang diperluas pada Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 KODIM 0823/Situbondo.
Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf. Tri Wiratno mengatakan, sinergitas TNI/Polri dan masyarakat dalam membangun plengsengan jalan desa sangat terasa. Sejak awal melaksanakan program TMMD, sinergi ini terus dikuatkan.
"Kami dibantu Polri dan masyarakat, bergotong royong mengerjakan pembukaan akses jalan desa sepanjang 4 kilometer. Dan sekarang kita membangun plengsengannya," ujar Dandim Tri Wiratno, Jumat (27/2/2026).
Program TMMD ke-127 menyasar pembuakaan akses jalan menuju lahan perkebunan dan pertanian warga di Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang. Badan jalan sejauh 4 kilometer diperlebar 5 meter yang sebelumnya hanya jalan setapak.
"Sebelumnya hanya jalan setapak dan hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua. Itupun tidak sembarangan roda dua, karena hanya trail yang bisa melewati jalan setapak yang licin dan berbatu itu," bebernya.
Sejak awal pengerjaan proyek TMMD, mendapatkan atensi dari Polri dan masyarakat setempat, sehingga pembangunan jalan, pembuatan plengsengan, gorong-gorong, dan lainnya terasa ringan.
"Alhamdulillah, kita kompak mengerjakan pembangunan desa ini, demi mewujudkan akses jalan yang lebih layak bagi warga khususnya warga sekitar," ungkap Dandim Tri Wiratno.
Salah seorang anggota Kepolisian, Aiptu Basuki, mengaku bahwa seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD punha semangat yang sama yakni membangun desa menjadi lebih baik.
“Kami semua yang terlibat di TMMD Dusun Plampang sangat bersemangat untuk mewujudkan impian masyarakat agar memiliki akses jalan yang lebih lebar dan baik,” ucapnya.
Menurutnya, kebersamaan di lokasi TMMD bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi momentum dalam rangka mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Salah seorang tokoh pemuda setempat, Mas Sonhaji, mengungkapkan kebahagiaannya karena jalan baru bagi masyarakat Dusun Plampang, adalah harapan baru bagi masa depan.
"Jalan baru ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini. Karena mereka tidak lagi membayar ongkos yang mahal untuk mengangkut hasil panen mereka karena jalannya sudah lebar," bebernya.
Sebelumnya, untuk mengangkut hasil panen harus membayar ongkos Rp70.000 untuk sekali angkut. Karena medan jalan sangat sulit, menanjak, berbatu, licin dan berlumpur, dengan jalan yang sempit.
"Kalau jalannya sudah lebar dan diperbaiki, maka hasil panen bisa diangkut menggunakan roda empat, atau dengan motor, sehingga biaya angkut bisa ditekan," bebernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....