Safari Ramadhan, Kapolres Ajak Forkopimda Perkuat Soliditas

  • 25 Feb 2026 22:47 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengajak Forkopimda bersinergi untuk memperkuat soliditas keamanan dan ketertiban masyarakat Situbondo.

Kata Bayu Anuwar Sidiqie, keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan harus menjadi prioritas agar dalam menjalankan ibadah puasa, masyarakat aman dan nyaman.

"Kenyamanan warga Situbondo beribadah di bulan suci Ramadan menjadi prioritas utama kami. Tentunya melalui sinergi yang kuat dengan Forkopimda," ujar Bayu Anuwar Sidiqie saat acara Safari Ramadhan bersama Forkopimda, Rabu (25/2/2026).

Safari Ramadhan Polres Situbondo yang berlangsung pada Senin (23/2/2026) dihadiri formasi lengkap yakni Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Dandim 0823 Letkol Inf Tri Wiratno, Ketua DPRD Mahbub Junaidi, Kajari Nurvita Kusumawardani, Ketua Pengadilan Negeri Dr. Ngurah Suradatta Dharmaputra, pimpinan TNI Dodiklatpur Letkol Inf. Billy A.P. Iskandar dan Puslatpurmar V Baluran Letkol Marinir Khairun Andi Sinaga.

"Mari kita jadikan momentum bulan suci ini untuk meningkatkan amal ibadah dan menjaga persatuan. Saya titip pesan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama keamanan rumah saat ditinggal salat Tarawih. Hindari petasan dan balap liar yang bisa mengganggu ketenangan ibadah," ungkap Bayu.

Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk menjaga situasi tetap kondusif. Polres berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan meminta masyarakat agar segera melapor ke kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

"Laporkan kepada kami melalui Call Center 110 jika ada hal yang meresahkan, kami akan segera datang memberikan bantuan," ucapnya.

Usai berbuka puasa bersama dan shalat tarawih berjemaah, Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bunga KH. Zainuri bin KH. Achmad Sufyan Miftahul Arifin memberikan tausiyah tentang puasa yang menjadi tempat untuk melatih jiwa melalui rasa lapar.

"Puasa itu artinya Al-Imsak atau mengekang. Tidak hanya meninggalkan makan dan minum, tapi mengekang diri dari segala kejelekan. Kalau fisik ini dipaksa lapar, maka jiwa akan terlatih menjadi lebih baik dan peka," ucapnya.

Selain itu, Kiai Zainuri juga menyinggung sosial kegiatan sosial seperti bagi-bagi takjil kepada masyarakat, sangat baik jika dilakukan saat bulan Ramadhan. Berbagi di bulan Ramadhan adalah melatih rasa sosial.

"Orang kalau lapar itu biasanya lebih mudah berbagi dan lebih mudah ingat pada nasib tetangganya. Inilah rahasia puasa, agar kita memiliki empati terhadap sesama," ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....