Akses Jalan Lokasi TMMD Diperpanjang Menjadi 4 kilometer
- 25 Feb 2026 22:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Ketua Tim Pengawasan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (STERAD), Kolonel Infanteri M Andrian Siregar menginstruksikan kepada Kodim 0823/Situbondo, untuk menambah panjang jalan yang dibuka untuk akses masyarakat di Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang.
Andrian Siregar menegaskan bahwa pembukaan akses jalan bagi masyarakat Dusun Plampang merupakan program utama TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-127 Kodim 0823 Situbondo. Program tersebut harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Program utama TMMD ke-127 Kodim 0823/Situbondo ini, membuka badan jalan sejauh 2 kilometer, namun kami akan tambah sejauh 4 kilometer agar warga bisa sampai langsung ke kebun mereka," ujar Andrian Siregar saat meninjau lokasi pelebaran akses jalan di Dusun Plampang, Rabu (25/2/2026).
Andrian mengemukakan, bahwa program TMMD merupakan program sinergi dengan pemerintah daerah setempat, untuk memberikan akses yang sama kepada masyarakat di daerah terpencil, baik akses infrastruktur maupun akses non-fisik seperti pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan.
"Ada sasaran tambahan, yakni sasaran nonfisik untuk membantu masyarakat mengurus administrasi kependudukan dan juga memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan," tegasnya.
Ia berharap, apa yang sudah dilakukan oleh TMMD khususnya pelebaran badan jalan sejauh 4 kilometer akan ditingkatkan kualitasnya oleh pemerintah daerah setempat, agar akses masyarakat menuju area perkebunan dan pertanian terjangkau.
"TNI sinergi dengan pemerintah daerah. Jadi harapan saya, apa yang bisa kami lakukan hari ini harus berkelanjutan. Jalan yang dibuka supaya ditingkatkan kualitasnya," bebernya.
Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah yang ikut serta meninjau lokasi TMMD berterima kasih atas kerja keras TNI yang membuka akses jalan desa di dusun terpencil untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Dibukanya akses jalan menuju perkebunan di kawasan hutan Dusun Plampang itu sangat membantu masyarakat setempat, karena bisa memudahkan akses masyarakat mengangkut hasil panennya," ujar Ulfiyah.
Hasil panen berupa kopi, alpukat, durian, pisang, dan lainnya selama ini diangkut dengan biaya yang cukup mahal karena akses jalan setapak dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua jenis trail.
"Sekali angkut katanya Rp70 ribu, dari kebun ke rumah warga. Padahal jaraknya sekitar tiga sampai empat kilometer. Sekarang kan jalannya sudah lebar, roda empat bisa masuk. Nanti akan kita tingkatkan kualitas jalannya," ujar Ulfiyah.
Sinergitas TNI dengan pemerintah daerah akan terus berjalan karena TNI sangat membantu untuk membangun Situbondo menjadi lebih baik. TNI selalu hadir untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di daerah terpencil.
"Kami tidak akan mampu jika harus bekerja sendirian. Semoga TMMD berikutnya, akan ada di lokasi terpencil yang membutuhkan pembukaan aksesibilitas sehingga masyarakat kami tidak ada yang terisolir dan mendapatkan hak yang sama meskipun tinggal di daerah terpencil," bebernya. dengan lainnya,
Pantauan RRI, selain membuka akses jalan menuju lokasi aktivitas masyarakat petani di Dusun Plampang, program TMMD juga membuat talut sepanjang 72 meter, drainase 40 meter, dan gorong-gorong, serta toilet masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....