Wagub Tinjau Jembatan Ambles, Pembangunan Dipercepat

  • 25 Feb 2026 14:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung Jembatan Sentong yang ambles di Kelurahan Nangkaan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (25/2/2026).

Dalam kunjungan atas amanah Gubernur Jawa Timur itu, Emil memastikan jembatan ruas jalan provinsi tersebut ditutup total dan pembangunan ulang segera dipercepat demi keselamatan masyarakat.

Emil Dardak menjelaskan, Jembatan Sentong merupakan bagian dari jalan provinsi yang selama beberapa tahun terakhir telah direncanakan untuk dibangun ulang oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur. Perencanaan itu mencakup penganggaran hingga proses lelang dengan spesifikasi baru yang lebih kuat dan lebih lebar.

“Rekan-rekan di PU sudah mengambil inisiatif merancang, menganggarkan, dan melelang pembangunan ulang jembatan dengan spesifikasi lebih kuat menggunakan balok girder dan lebar 14 meter,” ujar Emil.

Namun sebelum pelaksanaan dimulai, kondisi jembatan yang diperkirakan telah berusia lebih dari satu abad itu ternyata kian rapuh hingga akhirnya ambles. Menurut Emil, kondisi tersebut justru menguatkan keputusan percepatan pembangunan ulang.

“Ternyata sudah terbukti bahwa jembatan ini rapuh. Usianya diperkirakan lebih dari satu abad. Ini menjadi keputusan yang membawa kemaslahatan karena saat kejadian seperti ini kita bisa cepat bergerak,” katanya.

Emil menyebut, saat ini proyek tinggal menunggu penandatanganan kontrak. Estimasi pelaksanaan pembangunan sekitar delapan bulan dengan total anggaran Rp17,5 miliar.

“Pelaksanaan estimasi delapan bulan. Kami menekankan mutu dan keselamatan nomor satu. Jangan diburu-buru tapi kualitasnya tidak maksimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semula proyek dijadwalkan mulai April 2026 dengan asumsi jembatan masih bisa dilalui sementara waktu. Namun karena kini harus ditutup total, Pemprov Jatim berupaya mempercepat proses administrasi agar pekerjaan dapat dimulai lebih awal, bahkan ditargetkan pada Ramadan tahun ini.

“Harusnya April, tapi karena sekarang sudah ditutup, untuk mengurangi kesulitan warga sebaiknya dimulai lebih awal. Harapannya di bulan Ramadan ini sudah bisa dimulai,” tutur Emil.

Terkait usulan warga agar dibuatkan jembatan darurat di samping lokasi, Emil menegaskan hal itu tidak memungkinkan. Selain bentang jembatan mencapai 50 meter dan berisiko tinggi, lokasi juga akan diperlebar sehingga tidak memungkinkan dibangun akses sementara.

“Bentangnya 50 meter, berbahaya membangun jembatan darurat. Kalau dibangun persis di sampingnya, nanti saat pelaksanaan tetap harus digali. Sehingga memang sama sekali tidak bisa dilalui,” ujarnya.

Selama masa penutupan, masyarakat diarahkan menggunakan jalan alternatif milik kabupaten. Emil mengakui kondisi jalan tersebut masih terdapat lubang di sejumlah titik. Karena itu, Bupati Bondowoso berkomitmen segera melakukan penanganan agar layak dilalui.

“Memang ada lubang-lubang. Tidak bisa langsung mulus karena fokus kita di sini, tapi yang penting jangan berlubang. Nanti kami juga lihat kemungkinan bantuan aspal dari PU Provinsi, material dari kami dan pelaksanaannya oleh kabupaten,” katanya.

Emil menyadari penutupan jembatan menimbulkan kesulitan sementara, termasuk bagi pelaku usaha di sekitar lokasi. Meski belum bisa menjanjikan bentuk bantuan, Pemprov Jatim bersama Pemkab Bondowoso akan membahas kemungkinan pemberian tali asih bagi warga terdampak.

“Saya belum bisa menjanjikan apa-apa. Nanti kami koordinasi dengan Ibu Gubernur, dan hasilnya akan disampaikan Pak Bupati. Pemerintah tidak abai, tapi semua harus dianalisis dengan cermat,” ucap Emil.

Ia berharap masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, pengorbanan sekitar delapan bulan akan terbayar dengan hadirnya jembatan kokoh, lebar, dan aman yang dapat dimanfaatkan hingga puluhan tahun ke depan.

“Pengorbanan delapan bulan ini akan dijawab dengan jembatan yang kokoh dan menjadi kebanggaan masyarakat Bondowoso untuk satu abad ke depan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....