Jembatan Sentong Ambles, Jalur Alternatif Macet

  • 24 Feb 2026 17:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Amblesnya Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan mengakibatkan pengendara harus melintasi jalur alternatif sejak Selasa (24/2/2026). Hal ini disebabkan oleh ditutupnya total jembatan penghubung Bondowoso-Jember itu.

Dinas Perhubungan Bondowoso melalui media sosial mengumumkan dua rute alternatif sebagai berikut:

• Rute 1 (Kendaraan roda 2 dan roda 4, kapasitas < 8 ton): * Dari arah Alun-alun Bondowoso: Pasar Nangkaan – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember.

• Dari arah Arak-arak: Yonif 514 – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember.

• Rute 2 (Kendaraan berat roda 6 atau lebih, bus, dan truk kapasitas > 8 ton):

• Arah Bondowoso/Situbondo: Kolam Renang Al Amin – Perumahan Vila Utama Sumbersalam – Balai Desa Grujugan Kidul – Masjid Al Ikhlas Tamanan – Alun-alun Tamanan – Alun-alun Sukowono – Maesan – Jember.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalur alternatif yang melintasi Desa Kembang terpantau macet parah pada jam berangkat sekolah atau sekitar pukul 07.04 WIB. Arus lalu lintas baru mulai melandai sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Desa Kembang, Kusnadi, menyatakan bahwa kemacetan luar biasa juga terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB pad Senin (24/2/2026) malam. Kondisi tersebut baru terurai setelah tim turun ke lapangan sekitar pukul 21.00 WIB. Kemacetan kembali terulang saat jam berangkat sekolah pagi ini.

"Tadi pagi lumayan parah karena belum ada petugas atau rekan-rekan yang menjaga di pertigaan serta titik-titik rawan," ujarnya.

Ia mengaku tengah berkoordinasi dengan RT/RW dan perangkat desa untuk berjaga di titik rawan.

"Mohon kesadaran pengendara agar ikut menjaga ketertiban," tambahnya.

Keresahan juga dirasakan oleh IC, warga Perumahan Green City, Nangkaan. Ia mengeluhkan banyaknya pengendara yang menggunakan area perumahan sebagai "jalan tikus". Warga khawatir karena banyak anak-anak yang sering bermain di area tersebut.

Sebenarnya warga tak keberatan jika dijadikan jalur tikus. Namun diharapkan kebijakan pengendara agar berhati-hati saat melintas.

"Gak papa, tapi harus hati-hati. Karena ini membahayakan warga dan anak-anak kecil yang biasa bermain di sekitar jalan perumahan," ungkapnya.

Menanggapi situasi ini, Kanit Kamsel Satlantas Polres Bondowoso, Aiptu Eko Setyo Budi Cahyono, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Untuk mengantisipasi kepadatan, personel Satlantas Polres Bondowoso bersama Dinas Perhubungan telah disiagakan di sejumlah simpul pengalihan arus.

"Petugas ditempatkan di titik strategis guna membantu pengendara serta mencegah kemacetan. Kami imbau masyarakat selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....