Sisa Ribuan Kursi, Diskon 30 Persen KA Daop 9 Jember Masih Tersedia

  • 24 Feb 2026 15:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mendapat respons tinggi dari masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan sisa kuota kursi untuk periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026 semakin terbatas.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan antusiasme pelanggan meningkat sejak program stimulus ekonomi nasional ini diluncurkan pemerintah.

“Sejak program ini resmi berjalan, minat masyarakat sangat tinggi. Perjalanan kereta api jarak jauh menjadi lebih terjangkau,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa program diskon 30% ini sangat diminati. Dari total 28.032 tempat duduk yang dialokasikan khusus untuk program ini, tercatat sebanyak 28.754 tiket telah terjual.

Jumlah penjualan yang melampaui alokasi kursi awal itu dipengaruhi oleh adanya penumpang parsial, yakni penumpang yang naik dan turun di stasiun antara dalam satu rangkaian perjalanan.

“Saat ini, sisa tempat duduk yang masih tersedia sebanyak 4.841 kursi,” tambah Cahyo.

Program diskon 30 persen tersebut berlaku untuk sejumlah kereta api komersial di wilayah Daop 9 Jember, antara lain:

• KA Blambangan Ekspres (Ketapang–Pasarsenen PP)

• KA Ranggajati (Jember–Cirebon PP)

• KA Mutiara Timur (Ketapang–Surabaya Pasarturi PP)

• KA Ijen Ekspres (Ketapang–Malang PP)

• KA Logawa (Ketapang–Purwokerto PP)

Masyarakat masih dapat membeli tiket diskon hingga 29 Maret 2026, selama kuota tersedia, melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi kai.id, loket stasiun, maupun mitra penjualan resmi lainnya.

Cahyo mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan lebih awal agar tidak kehabisan kuota dan tetap bisa menikmati tarif stimulus tersebut.

“Kami menyarankan pelanggan merencanakan perjalanan sejak dini karena sisa kuota terus berkurang,” kata dia.

KAI memastikan pelayanan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....