Sebelum Ambrol, Jembatan Sentong Sudah dalam Rencana Perbaikan
- 23 Feb 2026 21:29 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember, kini ditutup total setelah badan jalan sisi baratnya ambrol akibat hujan deras.
Badan jalan sisi barat jembatan yang berada di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, sebelumnya diketahui mengalami retakan.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Jalan dan Jembatan Jember Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur telah melakukan penanganan sementara, sekaligus menyiapkan perbaikan permanen.
Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Jember, Budi Hartono, menjelaskan penanganan sementara dilakukan dengan menambal retakan.
Hal itu dilakukan agar tidak kemasukan air hujan, yang dapat mempercepat penurunan kondisi struktur.
“Selain penambalan, kami juga memasang rambu peringatan berupa barier dan tong untuk membatasi kendaraan berat agar tidak melintas di area retakan,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Senin (23/2/2026).
Ia menyebut, proyek penanganan Jembatan Sentong sebenarnya sudah masuk tahap evaluasi pemilihan penyedia atau tender. Perbaikan direncanakan berlangsung mulai April hingga November.
Dalam rencana tersebut, jembatan akan ditutup total selama pengerjaan. Kondisi medan disebut tidak memungkinkan pemasangan jembatan darurat.
“Nantinya, struktur lama akan diganti dengan konstruksi beton girder yang dinilai lebih kuat dan aman,” tambahnya.
Bahkan menjelang arus mudik Lebaran, UPT Bina Marga juga telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bondowoso dan instansi terkait.
Pembatasan kendaraan berat rencananya diberlakukan mulai H-7 Lebaran, khususnya untuk jalur Maesan hingga Kota Bondowoso.
Namun sebelum rencana perbaikan dimulai, hujan dengan intensitas tinggi memicu ambrolnya badan jalan dan berdampak pada struktur abutment sisi barat jembatan.
Akibatnya, akses penghubung Bondowoso–Jember ini harus ditutup lebih cepat dari jadwal perencanaan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini melakukan koordinasi lanjutan untuk penanganan darurat serta pengaturan jalur alternatif bagi kendaraan pribadi maupun kendaraan berat.
“Malam ini kami melakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah kebijakan dalam rekayasa arus lalu lintas untuk secepatnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melintas di jalur pengalihan, sembari menunggu kepastian langkah teknis perbaikan jembatan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....