Longsor Pakem Bondowoso, Akses Jalan Sempat Tertutup

  • 21 Feb 2026 03:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso melaporkan kejadian tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Pakem akibat intensitas hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, (20/2/2026). sekitar pukul 21.00 WIB dan berdampak pada beberapa titik akses jalan warga.

Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo membenarkan bahwa longsor terjadi di enam titik di Jalan Raya Wringin, Desa Patemon, Kecamatan Pakem.

Selain itu, longsoran juga merusak plengsengan dan menutup akses jalan penghubung dari Dusun Pertelon (RT 1 RW 1) menuju Dusun Barat Curah (RT 9 RW 4), Desa Petung, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso.

Material longsoran di Desa Petung memiliki ukuran panjang sekitar 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter. Selain tanah longsor, satu rumpun bambu tumbang turut menutup akses jalan di jalur yang sama.

" Sehingga sempat menghambat mobilitas warga setempat," katanya.

Kronologi kejadian bermula saat BPBD Bondowoso menerima laporan dari warga melalui pesan WhatsApp pada pukul 20.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera melakukan koordinasi dan menerjunkan tim ke lokasi kejadian.

“Longsor dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi disertai kondisi tanah yang labil di wilayah Kecamatan Pakem. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap pria yang akrab disapa Kris tersebut.

Dalam penanganan bencana tersebut, unsur yang terlibat di lokasi meliputi BPBD Bondowoso bersama warga setempat. Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Tim Reaksi Cepat (TRC), dan Agen Jatim BPBD Bondowoso melakukan asesmen serta penanganan langsung di lapangan, sekaligus melaporkan kondisi kepada pimpinan untuk rencana tindak lanjut.

Hingga laporan resmi disampaikan pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 00.57 WIB, BPBD memastikan seluruh material longsoran telah berhasil ditangani dan akses jalan kembali dapat dilalui. Tidak terdapat kendala berarti dalam proses penanganan di lapangan.

BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi masih terjadi di Kabupaten Bondowoso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....