Seoarang Pendaki diloprkan Hilang di Kawah Ijen Banyuwangi
- 18 Feb 2026 22:21 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Seorang pendaki dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Banyuwangi, Rabu, 18 Februari 2026. Informasi awal diketahui dari pesan berantai yang beredar di masyarakat terkait seorang pendaki laki-laki yang belum kembali ke rumah hingga saat ini.
Pihak keluarga bersama warga dan tim terkait masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi pendakian. Dalam pesan tersebut juga disampaikan imbauan kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan korban agar segera menghubungi pihak keluarga, perangkat desa, maupun petugas di sekitar kawasan wisata.
Identitas pendaki diketahui bernama Muhammad Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Korban berstatus pelajar berusia 16 tahun dan berangkat mendaki bersama empat temannya.
| Baca juga: Gunung Semeru Lumajang Kembali Erupsi |
Kepala TWA Kawah Ijen Rusdi Santoso membenarkan adanya laporan pendaki hilang tersebut. Ia menjelaskan, pencarian dilakukan oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam bersama relawan pemandu wisata dan tim SAR independen. Pencarian difokuskan di sekitar jalur menuju sunrise point yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
“Iya betul, sesuai laporan dari petugas jaga,” ujar Rusdi.
Berdasarkan laporan petugas, kronologi hilangnya korban bermula sekitar pukul 02.00 WIB saat korban bersama dua temannya melakukan pendakian didampingi pemandu. Sementara tiga teman lainnya melakukan pendakian menggunakan troli.
| Baca juga: Erupsi Gunung Semeru Capai 900 Meter |
Setibanya di area kawah, kelima pendaki sempat beristirahat di pertigaan jalur menuju kawah dan sunrise point. Setelah istirahat, korban diketahui sudah tidak berada di lokasi saat teman-temannya bersiap melanjutkan perjalanan.
“Berdasarkan kesaksian teman korban, korban sudah tidak ada ketika mereka selesai istirahat,” tutur Rusdi.
Keempat teman korban kemudian melanjutkan perjalanan turun dan tiba di Paltuding sekitar pukul 08.00 WIB. Pihak keluarga baru mengetahui dugaan korban hilang setelah teman-temannya tiba di rumah masing-masing dan kemudian melakukan pengecekan ke petugas Paltuding sekitar pukul 10.00 WIB.
Rusdi menambahkan, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga saat ini, tanda-tanda keberadaan korban masih belum ditemukan.
“Upaya pencarian terus dilakukan, namun hingga saat ini tanda-tanda keberadaan korban belum berhasil ditemukan,” ucap Rusdi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....