Hari Kedua, SAR Masih Mencari Nelayan Hilang Pantai Cangaan

  • 16 Feb 2026 13:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian nelayan yang tersapu ombak di Pantai Cangaan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, dan hilang pada Minggu (15/2/2026).

Hingga Senin pagi (16/2/2026), pukul 09.45 WIB, korban masih dalam status pencarian. Hal itu disampaikan Koordinator Pos SAR Jember, Jefry. Korban tersapu ombak saat memancing di sekitar Pantai Cangaan.

“Kejadiannya itu Minggu, sekitar pukul 05.30 WIB. Laporan kejadian yang diterima tim SAR sekitar pukul 10.15 WIB. Hingga saat ini statusnya masih dalam pencarian,” kata Jefry kepada RRI.

Memasuki hari kedua operasi, tim SAR membagi area pencarian menjadi tiga sektor. Sektor darat melakukan penyisiran sepanjang bibir pantai dari Pantai Cangaan hingga Nanggelan kurang lebih 3 km.

“Tim ini melibatkan unsur Polairud, relawan, serta sejumlah potensi SAR lainnya,” tambahnya.

Kemudian sektor laut pertama menggunakan perahu jukung milik SAR Rimba Laut, dengan jalur pencarian dari Pantai Payangan menuju lokasi kejadian (TKP).

Sementara sektor laut kedua melibatkan Pos SAR Jember, BPBD, dan unsur gabungan lainnya yang melakukan penyisiran dari Pantai Payangan, Nanggelan, hingga Cangaan.

“Seluruh sektor terus berkoordinasi untuk memperluas cakupan area pencarian. Operasi SAR direncanakan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB,” kata dia.

Korban diketahui bernama Faruq Febriansyah, 20 tahun, warga Garahan, Kecamatan Jatisari, Jember. Adapun kendala di lapangan antara lain kondisi cuaca yang tidak menentu.

Meski pagi hari ini terpantau cerah, berdasarkan informasi BMKG, wilayah Payangan dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan lebat pada siang hari dan tinggi gelombang mencapai 1,5-2 meter.

Tim SAR juga berkoordinasi dengan pos TNI AL serta nelayan di sepanjang pesisir Pantai Payangan hingga Cangaan. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban.

Ia mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai untuk selalu mengutamakan keselamatan, menyiapkan perlengkapan pengaman, serta rutin memantau perkembangan cuaca guna menghindari kejadian serupa.

“Untuk para orang tua juga, karena ini dalam kondisi libur yang cukup panjang, tetap untuk melakukan pemantauan kepada anak-anaknya. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....