Genangan Tersisa, Tim SAR Tetap Siaga di Jember
- 14 Feb 2026 14:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Kantor SAR Banyuwangi turut menerjunkan personel membantu penanganan banjir di Kabupaten Jember. Meski sebagian besar wilayah kini berangsur surut, tim SAR masih bersiaga mengantisipasi potensi hujan susulan.
Kasi Operasi Kantor SAR Banyuwangi, Novix Heryadi, mengatakan genangan masih tersisa di sejumlah titik. Di Kecamatan Rambipuji, genangan dilaporkan berada di wilayah Curahmalang.
Sementara di Kecamatan Kaliwates, genangan terjadi di kawasan Mangli. Adapun genangan tertinggi masih berada di Kecamatan Wuluhan, tepatnya Desa Glundengan, ketinggian sekitar 50 cm.
“Kami tetap memantau kondisi lapangan dan bersiaga karena saat ini masih turun hujan ringan di Jember,” ujarnya, kepada RRI Jember, Sabtu (14/2/2026).
Saat puncak banjir terjadi, tim SAR memfokuskan evakuasi di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji. Ketinggian air saat itu mencapai sekitar 120 sentimeter atau setinggi dada orang dewasa.
Untuk menjangkau warga, tim menggunakan perahu rafting tanpa mesin. Cara ini dipilih karena lebih efektif di medan banjir yang sempit dan arus yang tidak memungkinkan penggunaan mesin tempel.
“Dengan rafting lebih fleksibel untuk masuk ke permukiman warga,” kata Novix.
Ia mengakui tantangan terbesar saat evakuasi adalah memetakan wilayah yang benar-benar membutuhkan pertolongan, terutama pada malam hari saat cuaca masih hujan.
Akses menuju rumah warga yang berada di bagian dalam permukiman juga menyulitkan proses evakuasi.
Dalam operasi tersebut, SAR Banyuwangi berkoordinasi dengan BPBD Jember, relawan, serta pemerintah desa. Tim dibagi ke beberapa kecamatan terdampak untuk mempercepat penanganan.
Saat ini, sebagian personel telah ditarik ke posko kota karena kondisi dinilai relatif aman dan tidak ada permintaan evakuasi lanjutan. Namun, tim tetap siaga di kantor untuk bergerak cepat jika dibutuhkan.
SAR mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama curah hujan masih berpotensi tinggi.
Warga diminta menyiapkan kebutuhan darurat seperti obat-obatan dan pakaian penting, serta segera mengungsi apabila debit air meningkat.
“Jika hujan deras dan air mulai naik, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” ujar Novix.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....