Bupati Ipuk Ajak Baznas Tandang Bareng Entaskan Kemiskinan

  • 12 Feb 2026 18:56 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi “tandang bareng” atau bekerja bersama dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Hal tersebut disampaikan saat pelantikan pimpinan Baznas Banyuwangi masa bakti 2026–2031 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis, 12 Februari 2026.

Dalam pelantikan tersebut, Dwi Yanto resmi dilantik sebagai Pimpinan Baznas Banyuwangi yang baru. Pelantikan juga disaksikan Ketua Baznas Banyuwangi periode 2020–2026 Lukman Hakim.

Bupati Ipuk menegaskan Baznas merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan kemiskinan. Selama ini, Baznas dinilai turut berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun merupakan hasil kerja bersama semua pihak, termasuk Baznas. Sinergi ini harus terus kita pertahankan dan lanjutkan,” tutur Ipuk, Kamis 12 Februari 2026.

Ipuk meminta kepengurusan baru Baznas mampu meningkatkan kinerja serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan bantuan yang diberikan semakin besar dan tepat sasaran.

Selain itu, Baznas juga didorong terus berinovasi melalui pemanfaatan digitalisasi layanan zakat. Langkah tersebut diharapkan memudahkan muzaki dalam menyalurkan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor Baznas.

“Dengan tandang bareng, kami optimistis semakin banyak warga Banyuwangi yang membutuhkan bisa berdaya. Mulai lansia miskin, keluarga prasejahtera, hingga pelaku usaha kecil,” ujar Ipuk.

Pimpinan Baznas Banyuwangi Dwi Yanto menyatakan siap menjalankan amanah dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah. Baznas akan terus mengoptimalkan program sosial yang menyasar mustahik di Banyuwangi.

“Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik,” ucap Dwi.

Dwi menambahkan Baznas juga siap bersinergi dalam program penanganan kemiskinan daerah serta peningkatan ekonomi pelaku UMKM. Program tersebut meliputi bedah rumah, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

“Program yang sudah berjalan akan kami evaluasi dan tingkatkan. Termasuk pelayanan berbasis digital agar layanan zakat semakin cepat, mudah, dan amanah,” ungkap Dwi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....