Warga Randuagung Lumajang Meninggal di Malaysia
- 11 Feb 2026 20:00 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang- Warga Randuagung Lumajang Jawa Timur meninggal dunia di Malaysia.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang Madiono pendampingan pemulangan jenazah Pahlawan Devisa Negara Indonesia yakni Pekerja Migran Indonesia (PMI) meninggal dunia waktu bekerja di malaysia.
"Pekerja Migran Indonesia tersebut atas nama Ahmad S umur 45 tahun, asal Dusun Karang Anyar Rt.035 Rw.010 Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Jawa Timur," Katanya Rabu (11/02/2026)
Ahmad S meninggal dunia di Malaysia pada Hari Minggu tanggal 08 Januari 2026 karena Serangan Jantung dan meninggalkan anak-anak yang masih kecil.
Karena kebutuhan ekonomi yang mendesak dan ketidak tahuan tentang Migrasi Aman, maka Ahmad S bersama Istrinya berangkat bekerja ke Malaysia melalui oknum Tekong.
Ahmad S bekerja di Negara Malaysia secara Nonprosedural selama 2 tahun lamanya hingga saat ini, untuk biaya pemulangan dari Malaysia ke Bandara Juanda secara mandiri dan dari juanda kerumah duka di fasilitasi secara gratis oleh UPT P2TK Disnaker Jawa Timur.
Jenazah diterbangkan pada hari Selasa Tanggal 10 Januari 2026 jam 17.25 waktu Malaysia dan sampai juanda jam 19.05 wib dalam proses di Bandara kurang lebih 2 jam.
Jenazah sampai rumah duka pada jam 23.00 wib dalam serah terima jenazah oleh UPT P2TK Disnaker kepada Keluarga dihadiri oleh kepala desa beserta jajarannya, Babinkantibmas, Disnaker dan Dinsos Lumajang dinsos telah memberikan santunan serta perwakilan SBMI Lumajang, setelah di sholatkan jenazah langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.
"Karena PMI Nonprosedural maka ahli waris tidak mendapatkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar 85 juta dan beasiswa kepada ke 2 anaknya dari SD sampai S1," Tutupnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....