Ratusan Orang Bertato Hapus Tato Gratis di Polres
- 11 Feb 2026 12:53 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Sekitar seratus orang anak muda dan dewasa yang bertato di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menghapus tatonya melalui Program Hapus Tato Gratis Polres Situbondo, Rabu (11/2/2026).
Budi Suharto, salah satu peserta hapus tato gratis mengaku senang dengan adanya program ini, karena sangat membantunya untuk mengapus tato secara gratis. Mengingat, biaya hapus tato cukup mahal.
"Saya sangat mendukung program hapua tato yang diinisiasi Polres Situbondo, karena saya pribadi dari dulu ingin menghapus tato tapi terkendala biaya. Tapi melalui program ini, bisa gratis," ujar Budi Suharto, Rabu (11/2/2026).
Budi Suharto mengaku sudah bertato sejak remaja, tahun 1985 silam. Sudah lama ia ingin menghapus tato bergambar naga yang ada di kedua lengannya. Namun karena biayanya mahal, ia mengurungkan niatnya.
"Tato saya ini kan zaman dulu, sulit menghapusnya, biayanya lumayan mahal, sampai jutaan rupiah. Ini saya sudah tiga kali mengikuti program tato gratis, perlahan tato saya hilang," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengaku Program Tato Gratis sudah lama berjalan dan merupakan salah satu program yang sangat diminati oleh masyarakat.
"Program Hapus Tato Gratis ini sudah lama berjalan dan merupakan salah satu program prioritas kami, karena menyentuh langsung masyarakat yang ingin menghapus tatonya," ujarnya.
Program Hapus Tato Gratis ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Korps Sabhara 2026. Selain tato gratis, Sabhara juga menggelar kegiatan donor darah dan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
"Ada beberapa rangkaian kegiatan memperingati HUT Korps Sabhara tahun ini, mulai dari hapus tato gratis, donor darah dan beberapa kegiatan lainnya," ucap Bayu.
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Situbondo Iptu Rachman Fadli Kurniawan mengaku, peserta hapus tato gratis banyak yang masih pelajar. Mereka diantar oleh gurunya untuk mengikuti Program Hapus Tato Gratis.
"Ada banyak pelajar yang ikut hapus tato gratis ya. Salah satunya MA (16). Ia menghapus tatonya karena ingin melanjutkan ke salah satu SMK," bebernya.
Iptu Rachman berharap, kegiatan ini berdampak terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin menghapus tato karena ingin meraih kehidupan yang lebih baik.
"Banyak yang ingin menghapus tato tapi terkendala rupiah. Karena biayanya memang cukup mahal, bisa lebih dari Rp1 juta," bebernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....