Anggaran Rp1,1 Miliar, TMMD Bangun Infrastruktur dan SDM

  • 10 Feb 2026 17:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo.- Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 miliar untuk kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Tahun Anggaran 2026.

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengatakan,  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu antara TNI dan Pemkab Situbondo, untuk percepatan membangun daerah dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"TMMD ini adalah program terpadu antara pemerintah daerah dan TNI, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Ulfiyah usai Upacara Pembukaan TMMD ke-127 di Alun-Alun Situbondo, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan TMMD ke-127 ini memilih tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa". Artinya, pembangunan tidak hanya nonfisik saja namun juga membangun sumber daya manusia (SDM) agar memahami kesadaran masyarakat terhadap kondisi sosial, kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kegiatan nonfisik kegiatan TMMD di antaranya pelayanan administrasi kependudukan, pemberian sembako, sosialisasi wawasan kebangsaan, serta upaya menurunkan angka stunting di Situbondo," bebernya.

Ulfiyah mengajak organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar mendukung kegiatan TMMD, karena untuk menyukseskan program TMMD butuh sinergitas dengan perangkat daerah serta partisipasi masyarakat setempat.

"Kepada OPD terkait agar mendukung kegiatan ini dengan maksimal. Karena program TMMD tidak lepas dari sinergitas seluruh unsur, termasuk partisipasi dan kerja sama masyarakat, untuk mencapai kesuksesaan," tegas Ulfiyah.

Sementara itu, Kepala Staf Kodim 0823/ Situbondo, Mayor Kav Aan Jauhari menjelaskan bahwa TMMD merupakan program sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah, juga dengan masyarakat.

"Kegiatan TMMD ini merupakan program sinergi kita dengan pemkab dan masyarakat. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan, mulai 10 Februari hingga 10 Maret 2026," ucapnya.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-127 terdapat beberapa kegiatan pembangunan fisik, yakni pembukaan jalan desa ke perkebunan kopi sepanjang sekitar 2 kilometer di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang.

"Kita juga akan membangun tembok penahan tanah atau TPT di beberapa titik tertentu yang rawan longsor. Kiga juga akan membangun saluran air, termasuk gorong-gorong dan lainnya," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....