Warga Bataan Ditemukan Meninggal, Polisi: Tidak Ada Kekerasan

  • 07 Feb 2026 19:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Seorang warga Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Sabtu (7/2/2026) sore. Korban diketahui bernama Didik Haryadi (54), warga desa setempat yang selama ini hidup sebatang kara.

Jenazah pertama kali ditemukan setelah warga dan aparat desa merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama tiga hari terakhir. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Desa Bataan, Hariyanto, menjelaskan bahwa korban tinggal sendiri sejak ibunya meninggal dunia. Selama ini, interaksi korban hanya terbatas dengan Mamang, saudaranya yang membuka usaha potong rambut di depan rumah korban.

“Korban ini hidup sendiri. Biasanya masih terlihat, tapi tiga hari terakhir tidak ada aktivitas sama sekali. Saat pintunya diketok juga tidak ada jawaban dan rumah dalam kondisi terkunci,” ujar Hariyanto.

Karena merasa curiga, warga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada ketua RT, RW, dan pemerintah desa. Setelah itu, pihak desa berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk melakukan pengecekan di rumah korban.

“Terus saya koordinasi ke Polsek. Ya ditemukan meninggal dunia,” tutur Hariyanto.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, membenarkan adanya peristiwa penemuan pria meninggal dunia di rumahnya tersebut. Ia menyampaikan bahwa jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk dilakukan pemeriksaan luar.

“Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan luar,” ujar Iptu Bobby.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Dari laporan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terkait meninggalnya korban,” pungkas Iptu Bobby.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....