Dua Jenazah Korban KMP Tunu Telah Dimakamkan
- 06 Feb 2026 22:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Dua jenazah diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya, yang tenggelam di Selat bali pada 2 Juli 2025, akhirnya dimakamkan di Banyuwangi. Jasad keduanya ditemukan di perairan Gilimanuk, Bali, bersamaan dengan proses pengangkatan bangkai kapal pada Minggu, 1 Februari 2025 dan Senin, 2 Februari 2026.
Pasca ditemukan kedua jenazah sempat dievakuasi ke RSUD Negara, Kabupaten Jembrana, sebelum dibawa ke Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut. Kondisi kedua jenazah ditemukan tidak lengkap dan tidak memiliki identitas yang dapat dikenali.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchamad Wahyudi membenarkan bahwa kedua jenazah telah dipindahkan dari Jembrana Bali ke Banyuwangi dan dibawa ke RSUD Blambangan.
“Jenazah dibawa ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Wahyudi, Jum'at 6 Februari 2026.
Koordinator Pelayanan Medis RSUD Blambangan, dr. Ayyub Erdiyanto membenarkan bahwa kedua jenazah sempat disemayamkan di RSUD Blambangan banyuwangi. Beberapa saat setelah ditempatkan di kamar jenazah RSUD Blambangan Banyuwangi, keduanya dibawa untuk dimakamkan.
“Sudah dimakamkan tadi pagi pukul 10.00 WIB,” tutur Ayyub.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua jenazah dimakamkan sebagai Mr X karena tidak ditemukan identitas. Pemakaman dilakukan secara terpisah di Tempat Pemakaman Umum Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
Ayyub Erdiyanto, menjelaskan bahwa RSUD Blambangan hanya menjadi tempat penempatan jenazah. Sementara proses identifikasi sepenuhnya menjadi kewenangan tim Dokkes Polresta Banyuwangi dan RS Bhayangkara Bondowoso.
“Detail terkait jenazah yang dapat menjelaskan adalah Tim Dokkes dan RS Bhayangkara Bondowoso selaku pemeriksa,” ucap Ayyub.
Proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya terus dilakukan dan diperkirakan berlangsung lebih dari 20 hari sejak dimulai pada akhir Januari 2026. Pihak berwenang tidak menampik bahwa proses pengangkatan bangkai kapal beserta kendaraan yang dimuat berpotensi menyebabkan jenazah korban kembali terangkat ke permukaan laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....