Bupati Ipuk Serap Aspirasi Nelayan Kedunen Desa Bomo
- 06 Feb 2026 22:08 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi sekaligus menyerap aspirasi nelayan Pantai Indah Kedunen (PIK), Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilakukan di sela-sela penyerahan bantuan mesin kapal dan alat tangkap ikan bagi nelayan setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk berdialog langsung dengan para nelayan. Sejumlah aspirasi disampaikan, mulai dari persoalan keselamatan kerja hingga pengembangan potensi wisata bahari di kawasan pesisir.
Perwakilan nelayan ban, M. Multazam, mengungkapkan kondisi nelayan yang sehari-hari masih mengandalkan ban bekas yang dimodifikasi menjadi perahu untuk melaut. Dengan tenaga manual, risiko kecelakaan meningkat saat cuaca tidak bersahabat.
“Kami membutuhkan bantuan life jacket untuk berjaga-jaga saat cuaca memburuk. Beberapa teman kami bahkan pernah digulung ombak,” tutur Multazam, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan, nelayan ban biasanya memburu ikan ekspor. Namun, saat tidak musim, penghasilan nelayan menurun drastis.
“Kadang untuk mendapatkan dua puluh ribu rupiah sehari saja sangat sulit. Kalau memungkinkan, kami juga berharap dibantu perahu fiber agar jangkauan melaut lebih jauh. Kami pastikan akan kami rawat dengan baik,” ungkap Multazam.
Aspirasi lain disampaikan Misno dari Kelompok Pengelola Wisata Bahari (Pokwisri) Desa Bomo. Ia mengatakan, kelompoknya saat ini tengah merintis wisata bahari berbasis konservasi dan perlindungan ekosistem laut di kawasan PIK.
“Kami berharap ada pelatihan dan wadah pengembangan agar hasilnya bisa meningkatkan taraf hidup warga pesisir di sini,” ucap Misno.
Sementara itu, Slamet Santoso dari Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Pantai Sobo Wonosari menyampaikan kebutuhan sarana pendukung wisata laut.
“Kami mohon dukungan perahu wisata agar fasilitas melaut dan wisata pantai yang kami kelola bisa berjalan dengan baik,” ujar Slamet.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ipuk meminta dinas terkait, mulai Dinas Perikanan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, hingga Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, untuk menindaklanjuti kebutuhan para nelayan.
“Kami siap memfasilitasi pelatihan, perizinan, alat usaha, hingga branding produk nelayan. Lokasi wisata juga harus dipastikan layak, bersih, dan nyaman bagi wisatawan,” ujar Ipuk.
Ipuk juga menyatakan akan mengupayakan tambahan bantuan life jacket serta mengusulkan bantuan kapal fiber kepada pemerintah pusat untuk nelayan Banyuwangi.
“Insya Allah semua kami upayakan. Saya titip agar setiap bantuan dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik,” ujar Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....