Kapolres Ingatkan Bhayangkari Tak Pamer Kekayaan di Medsos
- 06 Feb 2026 16:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengingatkan para polisi wanita (polwan), ASN, dan jajaran Bhayangkari Situbondo, untuk menjauhi perilaku pamer kekayaan di media sosial.
"Jauhi perilaku pamer kekayaan atau flexing di media sosial. Kedepankan pola hidup sederhana," ujar Kapolres Bayu saat acara tatap muka bersama Bhayangkari, Polwan, dan ASN Polres Situbondo, Jumat (6/2/2026).
Tidak pamer kekayaan dan berperilaku sederhana, sama saja dengan menjaga harkat dan martabat institusi Polri. Pamer kekayaan akan menimbulkan kecemburuan, dan itu harus dihindari.
"Hiduplah bersahaja, hindari gaya hidup hedonis yang dapat memicu kecemburuan sosial. Kesederhanaan adalah bentuk kemewahan yang paling tinggi," imbuh Kapolres Bayu.
Kapolres Bayu juga mengingatkan pentingnya prioritas pendidikan karakter anak dan manajemen keuangan keluarga guna mencegah tindakan koruptif, karena ini juga menjadi bagian dari menjaga martabat institusi.
"Keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan negeri tidak hanya ditentukan oleh strategi di lapangan, tetapi juga ditentukan oleh ketenangan, doa, dan dukungan yang Ibu-ibu berikan di dalam rumah tangga," bebernya.
Kapolres Bayu mengapresiasi dedikasi para istri anggota Polri yang menjadi sosok tangguh dibalik keberhasilan tugas suami di lapangan. Peran Bhayangkari sangat penting sebagai peneduh hati dalam rumah tangga di tengah tekanan tugas kepolisian yang cukup tinggi.
"Jadi, perang Bhayangkari ini sangat penting sebegai cooling system atau peneduh hati bagi suami dalam menjalankan tugas kepolisian," ucapnya.
Senada dengan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Ny. Lana Bayu AS bahwa organisasi yang dipimpinnya fokus pada empat pilar utama yakni pemberdayaan ekonomi kreatif, pencegahan stunting, ketahanan keluarga di era digital dan bansos masyarakat.
"Bhayangkari terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pendamping suami, tapi juga menjadi wanita yang produktif. Kami ingin memastikan ibu-ibu punya kreativitas, namun tetap tidak melupakan kewajiban utama dalam keluarga," katanya.
Ny. Lana menegaskan agar seluruh anggota Bhayangkari bijak dalam bermedia sosial dan menjadikannya sarana edukasi positif. Melalui empat pilar gerakan tersebut, Bhayangkari Situbondo berupaya menjadi benteng pertama dalam menjaga privasi dan keamanan institusi Polri dari dampak negatif era digital.
"Jadikan Bhayangkari sebuah organisasi yang semakin solid, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Situbondo," katanya.
Anggota Bhayangkari harus cerdas dalam penggunaan teknologi agar mampu menjadi penyaring informasi hoaks dan menjaga privasi keluarga demi keamanan institusi, sehingga kehadiran Bhayangkari benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kita harus bisa memilah mana berita hoaks dan yang bukan, sehingga kita bisa juga mengedukasi masyarakat," bebernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....