Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Kembali Beroperasi

  • 05 Feb 2026 20:54 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Layanan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro kembali beroperasi. Fasilitas ini disiapkan untuk mempermudah mobilitas penumpang pesawat di Jember.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember dalam memperkuat konektivitas transportasi publik, khususnya yang menghubungkan pusat kota dengan bandara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan layanan ini disediakan tanpa dipungut biaya dan disesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Notohadinegoro.

“Shuttle bus ini gratis dan dioperasikan mengikuti hari dan jam penerbangan agar penumpang pesawat di Bandara Notohadinegoro,” kata Gatot, Kamis (5/2/2026).

Untuk rute keberangkatan dari kota menuju bandara, shuttle bus berangkat dari Terminal Tawangalun, melintasi kawasan Gajah Mada, Sultan Agung, Alun-alun Jember (Halte Pendopo), Stasiun Jember, dan berakhir di Bandara Notohadinegoro. 

“Sedangkan rute kepulangan dari bandara melewati Tegal Besar, Alun-alun, Stasiun Jember, Jalan Trunojoyo, hingga kembali ke Terminal Tawangalun,” tambahnya. 

Gatot menambahkan, penumpang diperbolehkan naik dan turun di sepanjang lintasan rute selama masih berada di jalur yang telah ditentukan.

Skema ini memberi fleksibilitas bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berada di sepanjang rute shuttle bus.

Adapun jadwal operasional shuttle bus ditetapkan berdasarkan hari penerbangan. Pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, keberangkatan dari kota menuju bandara dimulai pukul 10.00 WIB. 

Sementara pada hari Selasa dan Kamis, keberangkatan dijadwalkan pukul 11.00 WIB. Untuk rute dari bandara ke kota, shuttle bus diberangkatkan menyesuaikan waktu kedatangan pesawat, yang umumnya tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan data operasional awal 2026, minat masyarakat terhadap layanan ini mulai menunjukkan tren positif. 

Dari rata-rata jumlah penumpang penerbangan sekitar 50 orang dari Jakarta dan 24 orang dari Jember, tercatat sekitar 10 hingga 15 penumpang per hari memanfaatkan shuttle bus gratis tersebut.

“Kami menyiapkan armada dengan kapasitas 25 penumpang. Saat ini, pengguna dari arah bandara ke kota masih lebih banyak karena waktu kedatangan pesawat lebih pasti,” kata dia. 

Keberadaan shuttle bus gratis ini juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seger Haryono, warga Kecamatan Jenggawah, mengaku layanan tersebut sangat membantu, terutama bagi penumpang yang baru tiba di Jember.

“Daripada harus mencari transportasi sendiri, shuttle bus ini jauh lebih praktis dan tidak perlu biaya,” katanya.

Pemkab Jember berharap layanan shuttle bus gratis Bandara Notohadinegoro dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. 

Dinas Perhubungan juga mengajak media dan masyarakat untuk turut menyosialisasikan layanan ini agar semakin banyak penumpang mengetahui alternatif transportasi gratis menuju dan dari bandara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....