Es Laut Menyusut, Beruang Kutub Tetap Gemuk

  • 03 Feb 2026 07:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Svalbard : Di tengah kekhawatiran global terhadap dampak perubahan iklim, para ilmuwan justru menemukan fakta tak terduga pada populasi beruang kutub di kepulauan Svalbard, Norwegia. BBC News melaporkan bahwa beruang kutub di wilayah Arktik Norwegia tersebut kini tercatat lebih gemuk dan sehat dibandingkan tiga dekade lalu, meski es laut terus mengalami penyusutan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports ini menganalisis kondisi tubuh 770 beruang kutub dewasa yang ditimbang dan diukur selama periode 1992 hingga 2019. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada cadangan lemak tubuh beruang.

Padahal, selama periode penelitian, jumlah hari tanpa es di kawasan Svalbard meningkat hampir 100 hari per tahun akibat pemanasan global. Kondisi ini sebelumnya diperkirakan akan memperburuk kesehatan beruang kutub, yang bergantung pada es laut untuk berburu anjing laut.

“Kami justru melihat kondisi tubuh yang lebih baik. Ini sangat mengejutkan,” ujar Dr Jon Aars dari Norwegian Polar Institute, seperti dikutip BBC. Ia menambahkan bahwa beruang yang lebih gemuk memiliki peluang hidup dan reproduksi yang lebih baik.

Para peneliti menduga, beruang kutub di Svalbard mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Selain berburu anjing laut, mereka kini semakin sering memangsa hewan darat seperti rusa kutub (reindeer) dan walrus. Perlindungan walrus sejak 1950-an disebut turut meningkatkan ketersediaan sumber makanan berlemak bagi beruang.

Meski demikian, para ilmuwan mengingatkan bahwa kondisi positif ini kemungkinan hanya bersifat sementara. Seiring berkurangnya es laut, beruang harus menempuh jarak lebih jauh untuk mencari makanan, yang pada akhirnya dapat menguras cadangan energi mereka.

Organisasi Polar Bears International juga menegaskan bahwa meskipun temuan ini memberi harapan jangka pendek, keberlangsungan hidup beruang kutub tetap sangat bergantung pada keberadaan es laut. Studi lain bahkan menunjukkan bahwa meningkatnya hari tanpa es berdampak negatif pada kelangsungan hidup anak beruang dan betina tua.

BBC News mencatat bahwa di wilayah Arktik lain, seperti Western Hudson Bay di Kanada, populasi beruang kutub justru menurun drastis akibat pemanasan suhu global. Para ahli menegaskan bahwa tanpa upaya serius menekan perubahan iklim, masa depan beruang kutub tetap berada dalam ancaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....