Kemenhub Sukses Uji Sandar Kapal di Pelabuhan Panarukan
- 03 Feb 2026 05:03 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan kesiapan operasional Dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah sukses melakukan uji sandar kapal.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Herland Aprilyanto mengatakan, uji sandar kapal di Pelabuhan Panarukan pada Kamis (29/1/2026) lalu merupakan tahapan akhir sebelum pelabuhan dioperasikan secara penuh.
"Uji sandar ini merupakan bagian penting dalam menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran," ujarnya kepada RRI, Senin (2/2/2026).
Kata Herland, salah satu faktor uji sandar bahwa Dermaga Panarukan layak beroperasi, adalah kelancaran proses bongkar muat dan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut.
"Kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT. Pertamina Port & Logistics melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat,” bebernya.
Uji sandar tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan PT. Pertamina Patra Niaga, PT. Pertamina Trans Kontinental, dan PT. Pertamina Port & Logistics.
Selama proses berlangsung, kedua kapal berhasil melaksanakan manuver dengan aman dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur.
Informasi dihimpun RRI, Pelabuhan Panarukan memiliki dimensi dermaga sepanjang 176,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter dengan lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter.
Pembangunan awal pelabuhan dimulai pada tahun 2008 dan dikembangkan pada tahun 2011–2012, dengan penambahan kantora pelabuhan pada tahun 2019.
Rehabilitasi segmen dermaga 2 (±107 x 10 m²) dan fasilitas darat Tahun Anggaran 2025 dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan kinerja operasional pelabuhan.
Herland optomisitis keberhasilan uji sandar dapat memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, memperlancar mobilitas penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Jawa Timur.
“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jawa Timur,” tuturnya.
Seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesiapan operasional dermaga, pihaknya mengungkapkan bahwa aktivitas kepelabuhanan di Panarukan diproyeksikan akan semakin padat.
Frekuensi kedatangan kapal, termasuk dengan kapal kapal kapasitas 1000DWT, serta arus barang diperkirakan meningkat signifikan.
"Oleh karena itu, kami berharap seluruh proses pelayanan kepelabuhanan, perizinan, dan pengawasan dapat terus dipercepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan kepada pengguna jasa," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....