FMJ Layangkan Surat ke Gubernur Minta Penambahan Armada
- 01 Feb 2026 21:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Forum Masyarakat Jangkar (FMJ) Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melayangkan surat permohonan dukungan dan rekomendasi penambahan kapal laut di Pelabuhan Jangkar rute Jangkar-Lembar NTB kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Ketua Forum Masyarakat Jangkar, Junaidi mengatakan, surat permohonan itu dilayangkan agar Gubernur merekomendasikan penambahan kapal laut kepada PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
"Kapal penyeberangan rute Jangkar-Lembar yang beroperasi hanya satu, sehingga mengakibatkan antrean panjang yang didominasi truk besar yang mengangkut logistik. Antrean ini mengganggu akses masyarakat Jangkar," ujar Junaidi kepada RRI, Minggu (1/2/2026).
Pelabuhan Jangkar juga melayani penyeberangan ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura. Kondisi ini memicu terjadinya gangguan aksesibilitas masyarakat Jangkar, karena akan menambah daftar antrean panjang kendaraan yang meluber hingga ke jalan raya.
"Arus mudik balik Lebaran sudah di depan mata. Kalau armada kapal rute Jangkar-Lembar belum juga ditambah, maka jalan raya di desa Jangkar ini akan semakin sesak, karena truk-truk besar jurusan Lembar antreannya meluber keluar pelabuhan," ungkapnya.
Sementara itu, Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Slamet Santoso mendukung adanya penambahan kapal rute Jangkar-Lembar NTB.
"Selama ini masih satu armada yang beroperasi untuk rute Jangkar-Lembar, jadi memang perlu ditambah, karena antrean truk pengangkut logistik cukup panjang," bebernya.
Kata Slamet, sebelumnya ada dua kapal yang beroperasi lintas Jangkar-Lembar NTB yakni KMP Trimas Laila dan KMP Jambo. Namun KMP Jambo sudah lama menjalani perawatan untuk keselamatan pelayaran.
"Kapasitas KMP Trimas Laila ini mampu mengangkut 21 unit truk. Dan berlayar dua hari sekali karena hanya satu kapal. Kalau kapal ditambah, maka penyeberangan Jangkar-Lembar bisa setiap hari," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....