Satu Jenazah Ditemukan Saat Evakuasi KMP Tunu
- 01 Feb 2026 21:27 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Satu jenazah ditemukan dalam proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Minggu, 1 Februari 2026 pagi. Jenazah tersebut diduga merupakan korban tenggelamnya kapal yang terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025 malam.
Penemuan jenazah itu dibenarkan Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jawa Timur Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin. Informasi diterima saat Polairud melakukan pengamanan di sekitar lokasi pengangkatan bangkai kapal.
“Iya, benar. Kami menerima laporan adanya penemuan satu jenazah,” ujar Arman, Minggu, 1 Februari 2026 pagi.
Arman menjelaskan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan perahu menuju daratan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk dilakukan penanganan awal.
Setelah tiba di RSUD Blambangan, proses penanganan jenazah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI). Tim DVI akan melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas korban secara ilmiah.
“Tugas Polairud hanya melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke rumah sakit. Proses identifikasi sepenuhnya menjadi kewenangan DVI,” tutur Arman.
Ia menambahkan, selama proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Polairud Polda Jatim terus melakukan patroli dan pengamanan di sekitar lokasi. Apabila ditemukan korban atau jenazah lainnya, pihaknya akan membantu proses evakuasi.
Sebagai informasi, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025 malam, saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Kapal milik PT Raputra Jaya tersebut mengangkut 84 orang, termasuk kru kapal. Dari jumlah itu, 30 orang berhasil selamat, sementara sisanya dinyatakan meninggal dunia dan sempat dilaporkan hilang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....