Terendam banjir, Tanaman Petani Balung Terancam Gagal Panen
- 31 Jan 2026 20:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah lahan persawahan di kawasan Igir-Igir, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terendam banjir dan berpotensi gagal panen.
Genangan air merendam tanaman padi yang rata-rata telah memasuki usia 30 hari setelah tanam (HST). Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada penurunan produktivitas bahkan kematian tanaman jika banjir tidak segera surut.
Petani padi di Igir-Igir Balung, Suheli (55), mengatakan banjir telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan mulai menyebabkan kerusakan pada tanaman padi di lahan miliknya.
“Tanaman padi sudah banyak yang mati karena terlalu lama terendam air. Kalau kondisi ini terus berlanjut, petani bisa mengalami kerugian cukup besar,” ungkap Suheli, Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menjelaskan, letak geografis lahan pertanian di wilayah tersebut berada di dataran rendah dan berdekatan dengan sungai, sehingga air mudah menggenangi sawah, baik dari limpasan sungai maupun air tanah yang naik ke permukaan.
“Wilayah ini memang rawan banjir karena dekat sungai dan air dari bawah mudah naik,” ujar Suheli.
Data yang dihimpun menyebutkan, wilayah Jember bagian selatan dalam beberapa hari terakhir mengalami hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang. Kondisi cuaca tersebut meningkatkan risiko banjir di kawasan pertanian dan berpotensi menekan pendapatan petani padi apabila gagal panen tidak dapat dihindari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....