Bupati Resmikan SPPG, Berharap Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
- 30 Jan 2026 21:27 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Jumat (30/1/2026).
Kata Bupati Rio, peresmian dapur SPPG ini menandai dimulainya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, MBG juga menjadi penggerak ekonomi lokal.
"SPPG ini bukan hanya soal memberikan makanan bergizi kepada siswa tapi juga menjadi simbol penting untuk pembangunan sosial, sekaligus memberi ruang tumbuh bagi masyarakat," ujarnya.
Kehadiran SPPG memberikan harapan bagi para petani, nelayan, pedagang, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebab untuk menjalankan MBG membutuhkan bahan pokok seperti beras, gula, telur, daging, sayur dan lainnya.
"Ini bukan sekadar dapur yang memasak makanan bergizi. Di sini ada harapan bagi petani, nelayan, pedagang pasar, hingga pelaku UMKM. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus berefek ke warga Situbondo,” ungkap Bupati Rio.
Program MBG adalah program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, ditujukan untuk membantu kualitas gizi para peserta didik. Program tersebut memberi efek berlipat bagi perekonomian rakyat.
“Kalau bisa, kebutuhan untuk memasak MBG kita beli dari warga sendiri, kecuali memang bahan itu tidak tersedia di Situbondo,” ucap Bupati Rio.
Bupati juga meminta agar tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan SPPG adalah warga setempat, agar kehadiran SPPG memberikan dampak positif bagi warga sekitar.
“Saya ingin warga Situbondo bekerja di sini, belajar di sini, dan tumbuh bersama dari program ini. Pembangunan harus menyentuh kehidupan sehari-hari,” katanya.
Bupati juga akan melakukan pengecekan langsung ke dapur-dapur SPPG untuk memastikan keamanan, kebersihan, serta kualitas gizi makanan yang disajikan sesuai standar operasional (SOP).
“Nanti saya akan cek secara acak ya. Saya juga ingin memastikan belanja lokal dan keterlibatan warga benar-benar dijalankan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Trebungan, Iwan Feriyanto, menilai program MBG sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) di Situbondo.
“Ini bukan hanya soal makan gratis. Ini tentang memastikan anak-anak yang kelak menjadi pemimpin mendapatkan gizi yang layak sejak dini,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, keberhasilan SPPG tidak bisa ditopang satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola, dan masyarakat menjadi kunci agar program berjalan berkelanjutan.
“Kami terbuka terhadap dukungan, saran, dan kritik. Yang terpenting, MBG di Situbondo bisa berjalan optimal karena ini investasi masa depan SDM kita,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....