Melalui PAW, Fathorrozi Pimpin PC GP Ansor Bondowoso

  • 27 Jan 2026 19:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso: Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso kini resmi dipimpin oleh ketua pergantian antar waktu (PAW), Fathorrozi. Pria berusia 32 tahun itu akan menakhodai organisasi selama sisa masa jabatan sekitar satu tahun ke depan.

Fathorrozi terpilih sebagai Ketua PAW PC GP Ansor Bondowoso setelah meraih suara terbanyak dalam pleno pemilihan yang digelar di Graha NU Bondowoso, Selasa (27/1/2026). Ia memperoleh 20 suara dari total 24 suara sah, mengungguli satu kandidat lainnya yang hanya meraih dua suara.

Wakil Ketua II PC GP Ansor Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan, menjelaskan bahwa dari total suara yang ada, dua suara dinyatakan tidak sah. Menurutnya, hak suara dalam pleno tersebut hanya dimiliki oleh pengurus harian.

“Fathorrozi memperoleh 20 suara, sementara dua suara lainnya tidak sah. Pemilik hak suara adalah pengurus harian,” ungkap Syaiful.

Pleno pemilihan PAW Ketua PC GP Ansor Bondowoso dilaksanakan menyusul dinonaktifkannya ketua sebelumnya, Luluk Haryadi. Ia tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2024.

Syaiful berpesan agar ketua terpilih mampu memikul tanggung jawab besar, terutama dalam mengembalikan nama baik GP Ansor Bondowoso yang tercoreng akibat kasus tersebut.

Sementara itu, Fathorrozi menegaskan langkah awal kepemimpinannya adalah melakukan konsolidasi internal. Ia mengakui kondisi organisasi sempat tidak kondusif pasca penetapan mantan ketua sebagai tersangka.

“Setelah ini kami akan langsung konsolidasi internal. Kondisi Ansor pasca penetapan tersangka memang berantakan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan turun ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk memberikan penjelasan sekaligus memperbaiki citra organisasi di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada kader agar tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Fathorrozi menegaskan bahwa GP Ansor Bondowoso menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Negeri Bondowoso.

“Kami menghormati proses hukum yang berlaku. Jika ada pengurus atau kader yang dimintai keterangan, akan kami pertimbangkan untuk pendampingan hukum,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari PW GP Ansor Jawa Timur. Wakil Ketua Bidang Koreil Tapal Kuda PW GP Ansor Jatim, Muzammil, menyatakan pihaknya mendukung penuh kepemimpinan baru di PC GP Ansor Bondowoso untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam penataan kelembagaan.

“Kita dukung sepenuhnya untuk menyusun langkah strategis, sekaligus mendukung proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua LBH Ansor, Jayadi, menegaskan sikap tegas lembaganya terhadap perbuatan yang dinilai merusak marwah organisasi. Ia menyatakan secara personal siap membantu, namun secara kelembagaan menolak mendampingi pelaku utama kasus tersebut.

“Secara pribadi saya siap membantu, tetapi secara kelembagaan kami mengecam perbuatan yang merusak marwah organisasi. Saya menolak jika LBH Ansor diminta mendampingi,” ujarnya.

Meski demikian, Jayadi memastikan LBH Ansor tetap membuka ruang pendampingan hukum bagi kader lain yang dipanggil sebagai saksi oleh kejaksaan.

“Nantinya akan kita koordinasikan. Kita dampingi PAC-PAC. Yang diperiksa sebagian ketua PAC, tidak semuanya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....