Mahasiswi Pendidikan IPA UNEJ Mengajar di Malaysia

  • 25 Jan 2026 23:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Di balik hiruk pikuk aktivitas perkuliahan di Kampus Tegalboto, sebuah kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan IPA Universitas Jember. Qotrunnada Firdaus, mahasiswi aktif FKIP UNEJ, resmi terpilih mengikuti Program Asistensi Mengajar Internasional di Malaysia. Kesempatan ini bukan hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademiknya, tetapi juga menandai langkah Universitas Jember dalam memperluas kiprah pendidikan di level global.

" Terpilihnya saya dalam program internasional ini bukanlah capaian yang datang secara instan. Proses panjang, seleksi ketat, serta kesiapan akademik dan mental lintas budaya menjadi tantangan yang harus saya hadapi" ujar Qotrunnada Minggu, 26 Januari 2026.

Keberhasilannya menjadi representasi nyata kualitas mahasiswa Pendidikan IPA UNEJ adaptif, kompeten, dan siap bersaing di kancah Asia Tenggara.

Partisipasi Qotrunnada dalam misi pendidikan lintas negara ini juga mendapat apresiasi luas dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKKI) MASA. Aktif berorganisasi tidak menjadi penghalang untuk berprestasi, justru menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan. Prestasi ini dipandang sebagai bukti bahwa mahasiswa mampu menyeimbangkan pengembangan diri, spiritualitas, dan capaian akademik secara bersamaan.

Selama menjalani asistensi mengajar di Malaysia, Qotrunnada diharapkan memperoleh pengalaman langsung terkait praktik pendidikan internasional, pendekatan pedagogik yang berbeda, serta dinamika pembelajaran lintas budaya. Bekal tersebut nantinya diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam konteks pendidikan Indonesia, khususnya dalam pengembangan pembelajaran IPA yang lebih kontekstual dan global.

Keluarga besar UKKI MASA menyampaikan rasa bangga dan doa terbaik atas langkah yang ditempuh Qotrunnada Firdaus. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan di Negeri Jiran dapat berjalan lancar dan membawa manfaat yang luas, tidak hanya bagi diri pribadi, tetapi juga bagi institusi dan dunia pendidikan nasional.

Prestasi ini menjadi pengingat bahwa peluang global terbuka bagi siapa saja yang berani melangkah. Kisah Qotrunnada diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa Universitas Jember lainnya untuk terus mengasah potensi, mengambil kesempatan internasional, dan membawa nama almamater melampaui batas negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....