GP Ansor Jember Dilantik, Fawait Tegaskan Peran Santri

  • 25 Jan 2026 07:20 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jember resmi melantik kepengurusan Pimpinan Cabang GP Ansor Jember masa khidmat 2025–2029.

Prosesi pelantikan yang diikuti 45 kader tersebut digelar di Aula Hotel Rembangan, Kabupaten Jember pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi kader muda Nahdlatul Ulama sekaligus penguatan peran GP Ansor sebagai mitra strategis pembangunan daerah, penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menegaskan bahwa santri dan kader Nahdlatul Ulama telah membuktikan kapasitasnya sebagai kekuatan perubahan yang nyata.

Ia menyebut, berbagai capaian strategis Pemkab Jember dalam sepuluh bulan terakhir menjadi bukti bahwa santri tidak hanya piawai dalam urusan keagamaan.

Tapi juga mampu memimpin dan mengelola pemerintahan secara profesional. Salah satu capaian penting adalah terjaminnya akses berobat gratis bagi seluruh warga Jember di rumah sakit di seluruh Indonesia.

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan pemberian insentif guru ngaji secara layak dan berlandaskan nilai akhlak, sebagai bentuk keberpihakan pada pendidikan keagamaan.

Ia juga menyinggung reaktivasi penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember yang kini kembali melayani rute ke Jakarta dan Bali.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi simbol kebangkitan Jember yang dipimpin oleh sosok bupati berlatar belakang santri dan pernah berproses di GP Ansor.

Fawait berharap dukungan dan doa dari keluarga besar GP Ansor agar kepemimpinannya dapat terus berjalan dengan keselamatan, kedewasaan, dan keberlanjutan.

“Bukan bupati yang lain, tapi bupati santri yang pernah berproses di Ansor. Mohon doa dan dukungannya untuk kami, demi membawa Jember ke arah yang lebih maju dalam empat tahun ke depan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya, serta seluruh kader di tingkat cabang hingga ranting yang selama ini menjadi kekuatan utama organisasi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru telah disusun dengan pembidangan yang lengkap untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Mulai dari bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebangsaan.

“Kami siap menjadi mitra strategis Pemkab dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Izzul juga menegaskan bahwa GP Ansor sebagai bagian dari civil society memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai ideologis Nahdlatul Ulama.

Ia mengajak seluruh kader menjalankan amanah organisasi dengan semangat khidmat dan pengorbanan, dengan menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....