Banjir Villa Indah, DPRD Desak Developer Bertanggung Jawab
- 25 Jan 2026 07:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Komisi C DPRD Jember melayangkan peringatan keras kepada pengembang Perumahan Villa Indah Tegal Besar. Ini menyusul belum adanya langkah nyata penanganan dampak banjir 2025.
Jika tidak ada tindak lanjut nyata, maka izin operasional pengembang berpotensi akan dicabut. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, saat on air Halo RRI.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) pada Selasa, 20 Januari 2026, warga mendesak pengembang bertanggung jawab atas dampak banjir yang menimpa 52 kepala keluarga (KK).
“Kemarin sudah bertemu langsung dengan pihak developer. Di situ, warga mengajukan ada beberapa tuntutan, karena banjir Desember 2025 lalu berdampak ke 52 KK,” kata David, Minggu, 25 Januari 2026.
Sejumlah tuntutan yang disampaikan, mulai dari perbaikan dinding penahan sungai, tembok pembatas, hingga perbaikan drainase yang melintas di atas jalan lingkungan.
Selain itu, warga juga meminta normalisasi sungai tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama pengembang.
Tuntutan lain yang mengemuka adalah relokasi rumah terdampak serta bantuan bagi pelaku UMKM, mengingat sebagian besar warga yang terdampak merupakan pelaku usaha kecil.
“Warga juga meminta pengembang melakukan komunikasi dengan pihak perbankan, agar bisa melakukan relaksasi kredit untuk rumah terdampak. Karena warga terdampak ini gamang,” ujarnya.
“Kalau mereka meneruskan pembayaran, khawatir nanti terjadi banjir lagi. Tapi kalau tidak membayar, mereka akan kena blacklist BI Checking,” tambahnya.
David menegaskan, peringatan yang sebelumnya telah disampaikan Bupati Jember kepada pihak developer sudah sangat jelas.
Jika hasil inspeksi lapangan dan RDP tidak ditindaklanjuti, maka sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional bisa diterapkan.
“Kalau tidak ada tindak lanjut, izinnya bisa dicabut dan pengembang dilarang beroperasi. Ini bentuk ketegasan pemerintah daerah,” kata dia.
Komisi C DPRD Jember menegaskan akan terus mengawal persoalan ini, demi memastikan hak dan keselamatan warga benar-benar dilindungi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....