UIN Gus Dur Studi Banding ke UIN KHAS

  • 24 Jan 2026 19:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan melakukan studi banding ke Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dalam rangka mematangkan persiapan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Jawa Madura (PORSI JAWARA) 2026.

Dilansir dari website uinkhas.ac.id Kegiatan studi banding tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, di kampus UIN KHAS Jember, Jawa Timur.

Studi banding ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan UIN Gus Dur Pekalongan yang akan menjadi tuan rumah PORSI JAWARA 2026, setelah UIN KHAS Jember sukses menyelenggarakan ajang serupa pada tahun 2023.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., menyampaikan bahwa PORSI JAWARA bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang memperkuat persaudaraan dan sportivitas antarkampus PTKIN. Ia menekankan pentingnya fair play, transparansi, dan netralitas juri dalam setiap perlombaan.

Sementara itu, Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., mengatakan bahwa pihaknya datang untuk belajar langsung dari pengalaman empiris UIN KHAS Jember dalam mengelola PORSI JAWARA, khususnya dalam menghadapi tantangan waktu, regulasi, dan kebijakan teknis.

“PORSI JAWARA 2026 akan kami siapkan sejak dini agar setiap PTKIN memiliki waktu yang cukup untuk melakukan seleksi dan persiapan kontingen,” ujarnya.

Bagaimana studi banding dilakukan, yakni melalui pemaparan pengalaman penyelenggaraan PORSI JAWARA 2023 oleh jajaran pimpinan UIN KHAS Jember, diskusi tata kelola event, pengelolaan anggaran, penetapan regulasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung transparansi dan profesionalitas kegiatan.

Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., menekankan pentingnya kepastian jadwal dan regulasi sejak awal agar pelaksanaan PORSI JAWARA berjalan efektif dan akuntabel. Hal senada disampaikan Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., yang menilai PORSI JAWARA juga harus dikelola sebagai event besar dengan manajemen komunikasi dan penanganan komplain yang profesional.

Studi banding ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi UIN Gus Dur Pekalongan dalam menyelenggarakan PORSI JAWARA 2026 secara lebih matang, adil, dan berorientasi pada nilai kebersamaan antarkampus PTKIN.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....