Penanganan Kecelakaan Kabat Berlangsung Hingga Malam
- 22 Jan 2026 19:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Proses penanganan kecelakaan beruntun di Jalur Banyuwangi–Jember, tepatnya di Desa/Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Kamis, 22 Januari 2026, berlangsung hingga malam hari. Kecelakaan maut yang melibatkan dua truk dan satu mobil itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.
Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banyuwangi, Dinas Perhubungan, hingga Tim SAR Banyuwangi masih melakukan penanganan akhir di lokasi kejadian. Fokus penanganan diarahkan pada pembersihan material berbahaya sisa kecelakaan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Sisa puing-puing kendaraan dan material pasca kecelakaan dibersihkan dengan cara disemprot menggunakan armada truk tangki air milik DPKP Banyuwangi. Penyemprotan dilakukan untuk menghilangkan sisa muatan tanah, tumpahan bahan bakar solar, serta serpihan kendaraan yang berserakan di badan jalan.
“Kita bersihkan material berbahaya yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan. Saat ini prosesnya masih berlangsung,” kata Humas DPKP Banyuwangi, Kadhafi, Kamis 22 Januari 2026.
Ia menjelaskan, material yang dibersihkan cukup banyak dan beragam, sehingga membutuhkan penanganan ekstra agar kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan. Saat ini kondisi di lapangan sudah relatif terkendali, arus lalu lintas di Jalur Banyuwangi–Jember berangsur normal setelah sebelumnya sempat tersendat akibat proses evakuasi kendaraan dan korban.
“Banyak material yang harus dibersihkan, mulai dari tanah, solar, hingga pecahan kaca kendaraan. Kami lakukan penyemprotan sebagai penanganan terakhir,” ujar Kadhafi.
Sebelumnya kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Jember wilayah Kabat, Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan dua truk dan satu mobil penumpang.
Kecelakaan menyebabkan seorang sopir truk bermuatan pasir-batu (sirtu) bernama Suhaili, 62 tahun, warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Banyuwangi, meninggal dunia. Kendaraan yang terlibat masing-masing truk sirtu bernomor polisi DK 8040 UY, truk bermuatan lonjoran besi bernomor polisi P 9311 UR, serta minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi P 1471 YG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....