Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Wisata Kuliner

  • 21 Jan 2026 18:40 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memproyeksikan Pasar Banyuwangi sebagai ikon baru destinasi wisata kuliner daerah. Pasar yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan total anggaran Rp125 miliar tersebut kini telah mencapai progres pembangunan 90 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026.

Progres pembangunan Pasar Banyuwangi hingga saat ini mencakup revitalisasi Asrama Inggrisan yang menjadi satu paket pekerjaan. Kehadiran pasar ini diharapkan mampu menghadirkan pasar tradisional berkonsep modern yang terintegrasi dengan sektor pariwisata Banyuwangi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda mengatakan, hasil pembangunan pasar sejauh ini dinilai sesuai perencanaan. Menurutnya, Banyuwangi selama ini belum memiliki pasar tradisional modern yang ikonik dan mampu menunjang pengembangan pariwisata.

“Ke depan, kami berharap pasar ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya destinasi kuliner yang dapat beroperasi 24 jam sehingga roda ekonomi bisa terus berputar,” ujar Bramuda saat meninjau lokasi pembangunan, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan konsep pengembangan Pasar Banyuwangi sebagai pasar tradisional modern yang terintegrasi dengan pusat kuliner. Konsep tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Setelah bangunan diserahterimakan dari pemerintah pusat, kami berencana mengajak para pedagang untuk melakukan studi banding ke pasar modern di daerah lain,” ucap Bramuda.

Jika selesai sesuai jadwal, awal Maret 2026 Pemkab Banyuwangi akan mengajak para pedagang studi banding ke Malang sebagai best practice pasar yang bersih dan tertata. Setelah itu akan dilanjutkan dengan penataan layout, pembagian blok, hingga proses penempatan pedagang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....