Kapulaga Mulai Ditanam Petani Alas Bayur Situbondo

  • 03 Des 2025 19:19 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Tanaman Kapulaga menjadi salah satu komoditas yang mulai dirintis oleh petani di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, Ahmad Zulkifli mengaku optimistis tanaman kapulaga akan tumbuh dengan baik di Desa Alas Bayur yang ketinggiannya di atas 400 hingga 800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Secara agroklimat sangat mendukung. Seperti iklim, suhu, kelembapan, radiasi matahari, sudah memenuhi syarat. Dan saya optimistis, tanaman kapulaga akan tumbuh dengan baik," ujar Zulkifli kepada RRI, Rabu (3/12/2025).

Zulkifli mengajak petani di Alas Bayur untuk tidak ragu menanam kapulaga, karena selain mudah merawatnya, pangsa pasar kapulaga sangat bagus, bahkan Indonesia menduduki peringkat ketiga ekspor kapulaga ke beberapa negara di Benua Eropa dan Timur Tengah.

"Merawat tanaman kapulaga sama seperti tanaman rimpang seperti jahe, lengkuas dan lainnya, jadi sangat mudah. Selain perawatan yang mudah, pangsa pasar lokal maupun ekspor juga bagus," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo memberikan bantuan bibit tanaman kapulaga sebanyak 6.440 batang kepada petani di Desa Alas Bayur pada Selasa (2/12/2025) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

"Harga kapulaga ini kan lumayan mahal. Bisa Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per kilonya. Bupati juga berjanji untuk membantu pemasarannya," imbuh Zulkifli.

Sesuai dengan harapan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo,

Zulkifli berharap, petani kapulaga di Desa Alas Bayur bisa merawat tanaman kapulaga dengan baik sehingga produktivitas tanaman kapulaga terus meningkat.

"Tanaman kapulaga tidak terlalu membutuhkan pupuk ya. Bahkan kalau unsur haranya sudah sesuai, kita hanya butuh sedikit pupuk organik," imbuhnya..

Ia menyarankan petani untuk menanam tanaman kapulaga tidak terlalu dalam meskipun lubang tanam sekitar 40 sampai 60 meter persegi. Penanaman kapulaga hanya di antara 3 sampai 5 sentimeter saja.

"Kapulaga buahnya akan muncul di permukaan tanah, jadi menanamnya jangan terlalu dalam, hanya di antara 3-5 sentimeter saja," ujarnya.

Sementara itu, Jumadi, salah seorang petani Desa Alas Bayur yang baru saja memulai menanam kapulaga mengaku tertantang menanam kapulaga yang katanya perawatannya mudah dan harganya mahal.

"Saya lihat di media sosial, harga kapulaga ini mahal. Makanya saya mulai menanam dengan pendampingan dari PPL setempat," bebernya.

Ia akan merawat tanaman kapulaga sesuai dengan arahan PPL, apalagi tanaman ini masih baru di Desa Alas Bayur sehingga perlu pendampingan PPL untuk peningkatan produktivitas tanaman kapulaga.

"Kalau harganya mahal, terus tanaman kapulaga saya produktif, saya bisa menikmati keuntungan kapulaga," bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....