Bupati Jember Raih Penghargaan Nasional Mohamad Syafei 2025
- 14 Okt 2025 05:18 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Bupati Jember, Muhammad Fawait, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia dianugerahi Mohamad Syafei Awards 2025 sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Pendidikan.
Penghargaan itu diberikan saat acara puncak Temu Pendidik Nusantara XII di Jakarta, Minggu (12/10/2025), oleh Yayasan Guru Belajar bersama sejumlah lembaga pendidikan nasional.
Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi tokoh dan kepala daerah yang dinilai berkomitmen mendorong inovasi, kolaborasi, serta pemerataan pendidikan di daerah.
Nama penghargaan ini diambil dari Mohamad Syafei (1896–1969), tokoh pendidikan progresif asal Sumatera Barat dan pendiri INS Kayutanam, yang dikenal menanamkan nilai-nilai kemandirian, karakter, serta semangat pendidikan berbasis budaya lokal.
Dalam keterangannya, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut, bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan pendidikan di Jember.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh guru, tenaga pendidik, dan masyarakat Jember yang setiap hari berjuang demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, pendidikan bukan hanya urusan membangun gedung sekolah, melainkan membangun manusia yang berkarakter dan berdaya saing.
“Bagi kami, pendidikan adalah fondasi membentuk generasi mandiri dan berakhlak. Karena itu, Jember harus melahirkan sumber daya unggul, berilmu, dan berintegritas,” tambahnya.
Gus Fawait menegaskan, sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Jember, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penurunan pengangguran.
Ia juga mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi tahun percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan terbesar dalam sejarah Jember, dengan ratusan sekolah menerima bantuan dari APBD dan APBN.
“Ada lebih dari 1.500 sekolah yang rusak. Kami bergerak cepat, melakukan efisiensi anggaran, dan melobi pemerintah pusat agar Jember mendapatkan dukungan maksimal,” ujarnya.
Diraihnya Mohamad Syafei Awards 2025 menegaskan arah kebijakan pendidikan Jember berjalan di jalur yang tepat. Tidak hanya memperkuat reputasi daerah sebagai sentra pendidikan unggul di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Tapi, penghargaan ini juga menjadi dorongan moral bagi para guru untuk terus berinovasi.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para guru, pahlawan tanpa tanda jasa yang telah menyalakan api belajar di seluruh penjuru Jember,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, menyebut penghargaan ini menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi pendidikan di Jember.
“Kami ingin seluruh sekolah menjadi ruang belajar yang hidup, bukan hanya tempat mengajar, tapi juga tempat menumbuhkan karakter dan kemandirian siswa,” kata dia.
Saat ini Pemkab Jember berfokus pada tiga arah pembangunan pendidikan yaitu pemerataan akses dan sarana pendidikan hingga pelosok desa, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
Salah satunya melalui pelatihan dan kolaborasi dengan komunitas pendidikan nasional, serta digitalisasi dan inovasi pembelajaran agar sistem pendidikan siap menghadapi transformasi teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....