Jember, Membangun Wisata Pantai Paseban dengan Kekuatan Lokal
- 05 Okt 2025 22:41 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Dari hasil penelusuran Repository Universitas Jember berbasis komunity tourisme dinyatakan bahwa pantai wisata Paseban adalah pantai yang memiliki sejuta keindahan serta surga yang menawarkan daya eksotika tinggi yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Secara gerografi bahwa Desa Paseban merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Desa Paseban terletak di bagian selatan Kabupaten Jember yang memiliki potensi wisata alam berupa pantai Paseban.
Berdasarkan kajian dari RT/RW Kabupaten Jember tahun 2015-2035 dan RENSTRA Kabupaten Jember tahun 2016-2021, Pantai Paseban ditetapkan sebagai wisata alam. Dan juga dipertegas didalam RIPPDA Kabupaten Jember tahun 2015, Pantai Paseban ditetapkan sebagai kawasan wisata alam dengan potensi kegiatan berupa pariwisata pantai. Namun, dalam pengembangan wisata alam pada Pantai Paseban cenderung tidak berkembang.
Hal ini dibuktikan dengan belum terpenuhinya komponen pariwisata sehingga dengan adanya wisata Pantai Paseban menyebabkan banyak dampak negatif seperti kerusakan lingkungan dan sampah. Oleh karena itu dalam penanganan dampak kerusakan perlu adanya campur tangan lembaga dan masyarakat. Sehingga perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan wisata Pantai Paseban Kecamatan Kencong Kabupaten Jember Berbasis Community Base Tourism (CBT).
Penerapan konsep Community Based Tourism (CBT) menjadi kunci utama untuk membalikkan kondisi stagnasi di Pantai Paseban. CBT menempatkan masyarakat lokal dalam hal ini, kelompok sadar wisata dan warga Desa Paseban sebagai aktor utama dalam perencanaan, pengelolaan, dan penerima manfaat langsung dari kegiatan pariwisata. Dengan berbasis komunitas, upaya penanganan dampak negatif seperti masalah sampah dan kerusakan lingkungan akan lebih efektif karena munculnya rasa kepemilikan. Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kunjungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekologi dan sosial budaya pantai, mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang edukasi dan tanggung jawab kolektif.
Untuk mewujudkan pengembangan wisata Paseban berbasis CBT, diperlukan langkah langkah konkret yang melibatkan kolaborasi multi pihak. Penelitian strategis harus mengidentifikasi kebutuhan pelatihan spesifik bagi Pokdarwis terkait manajemen sampah, hospitality, dan pemasaran digital yang massive. Pemerintah daerah harus memfasilitasi perbaikan infrastruktur dasar seperti akses jalan, sanitasi, dan fasilitas penunjang tanpa merusak keindahan alam. Selain itu, diperlukan perumusan regulasi lokal yang jelas mengenai zonasi wisata dan standar kebersihan. Dukungan sinergis dari pemerintah, akademisi (Universitas Jember), sektor swasta, dan masyarakat lokal akan mendorong akselerasi yang dibutuhkan agar Pantai Paseban tidak hanya menjadi surga eksotis, tetapi juga model percontohan pariwisata berkelanjutan di Jember.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....