Ayam Sap Sap, Jaga Tradisi Masyarakat Pesisir Situbondo

  • 24 Agt 2025 19:30 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggandeng Ikatan Perahu Pasir Putih (Ikaperti) menggelar lomba ayam sap-sap atau ayam terbang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 sekaligus HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (24/8/2025).

Menurut Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, lomba ayam sap sap ini merupakan tradisi masyarakat pesisir di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Untuk melestarikan tradisi tersebut Pemkab Situbondo mendukungnya dengan menggelar lomba ayam sap sap.

"Ini tradisi warga pesisir ya. Dulu saat kegiatan larung sesaji petik laut, salah satu yang dilarungkan adalah ayam hidup, ayam itu terbang kembali ke daratan saat dilarungkan ke tengah laut. Akhirnya disebut ayam sap sap atau ayam terbang," ujar Bupati saat menghadiri perlombaan ayam sap sap di Wisata Bahari Pasir Putih.

Lomba ayam sap-sap diikuti oleh 80 peserta atau 80 ekor ayam betina. Karena ayam yang dapat terbang hanya ayam betina yang sudah pernah bertelur. Ayam dibawa ke tengah laut menggunakan perahu sejauh 150 meter dari bibir pantai, lalu diterbangkan ke arah daratan.

Ayam yang keluar sebagai pemenang adalah ayam yang paling jauh jaraknya mencapai daratan. Ayam yang tidak mampu mencapai daratan tentunya didiskualifikasi. Berdasarkan pantauan, ada sebagian kecil ayam yang tidak mencapai daratan, namun rata-rata ayam mampu mencapai daratan.

"Perlombaan ayam sap sap ini akan menjadi agenda tahunan Pemkab Situbondo. Kami ingin melestarikan budaya masyarakat pesisir khususnya di sekitar kawasan Wisata Bahari Pasir Putih," ucap Bupati.

Bupati optimistis ayam sap sap ini akan menjadi salah satu daya tarik wisata. Karena selain unik, juga seru untuk ditonton. Selain ayam sap sap, juga digelar lomba balap kano dan balap perahu layar yang biasa digunakan wisatawan sat ingin melihat keindahan bawah laut.

"Lomba ayam sap-sap ini ke depan akan kami jadikan agenda tahunan. Mudah-mudahan, bisa menjadi agenda nasional, tapi kita buktikan dulu di level kabupaten," ucap Mas Rio, sapaan akrab Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Sementara itu, panitia lomba ayam sap-sap, Muhammaf Rauf mengaku, lomba ayam sap sap ini banyak peminatnya. Namun panitia membatasi dengan 80 pendaftar atau 80 ekor ayam karena keterbatasan waktu.

"Peserta yang ingin mendaftar sebenarnya banyak, tapi kami batasi 80 ekor ayam saja. Sebenarnya ayam sap sap ini juga ada di daerah lain, tapi di Pasir Putih Situbondo memiliki sejarah berbeda, dan terus kami jaga secara turun temurun hingga sekarang," ungkapnya.

Pantauan RRI, perlombaan ayam sap sap, balap kano dan perahu layar menjadi tontonan gratis wisatawan Pasir Putih. Mereka asyik menonton sembari ikut bersorak menyemangati para peserta lomba.

Salah seorang pengunjung asal Lumajang, Ayuni mengaku sangat terhibur dengan kegiatan lomba ayam sap-sap, maupun lomba balap perahu layar dan mendayung kano.

"Saya sedang berlibur di sini sejak kemarin. Bagus lomba-lombanya menghibur banget," ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....