Waspadai UKD, Komplikasi Serius pada Penderita Diabetes

  • 12 Jun 2025 21:05 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Ulkus kaki diabetik (UKD) merupakan salah satu komplikasi serius pada penderita diabetes melitus dan patut diwaspadai. Kondisi ini ditandai dengan luka terbuka pada kaki yang sulit sembuh.

Selain itu, juga berisiko tinggi mengalami infeksi berat hingga amputasi, apabila tidak ditangani dengan baik. Hal ini disampaikan Dokter Spesialis Bedah, dr. Yipno Wanhar, Sp.B., M.Ked.Klin, Rabu (11/6/2025).

“Ulkus kaki diabetik atau luka kronis pada kaki penderita diabetes merupakan sebuah komplikasi yang disebabkan pembuluh darah, saraf ataupun keduanya,” ujarnya, saat on air di studio RRI Jember.

Lebih lanjut, ulkus kaki yang disebabkan pembuluh darah atau iskemik disebabkan oleh gangguan aliran darah ke kaki akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.

“Luka jenis ini umumnya sangat nyeri, tampak pucat atau kehitaman, dan sering muncul di ujung jari kaki atau tumit,” kata dr. Yipno.

Sementara itu, ulkus akibat kerusakan saraf (neuropati) menyebabkan hilangnya sensasi pada kaki. Penderita mungkin tidak menyadari adanya luka atau tekanan berlebih karena tidak merasakan nyeri.

“Sehingga luka bisa bertambah parah tanpa disadari. Luka neuropatik biasanya muncul di telapak kaki atau area yang sering mendapat tekanan saat berjalan,” ujarnya.

Dalam banyak kasus, ulkus kaki diabetik terjadi akibat gabungan antara neuropati dan iskemik. Kombinasi ini memperburuk kondisi luka dan memperlambat proses penyembuhan.

Data Kementerian Kesehatan RI, sekitar 15–25% penderita diabetes akan mengalami ulkus kaki sepanjang hidup mereka. Sebagian bahkan memerlukan tindakan amputasi, bila tidak mendapat penanganan medis secara tepat dan cepat.

Ulkus kaki diabetik dapat menyerang penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Untuk merawat kaki dan mencegah luka semakin parah, pasien dianjurkan menjaga kelembapan kulit kaki.

“Misalnya dengan penggunaan minyak zaitun (olive oil) atau losion. Namun, perawatan mandiri ini tidak cukup. Pemeriksaan medis rutin tetap sangat penting,” kata dia.

Yipno mengimbau agar penderita ulkus kaki diabetik tetap melakukan pemeriksaan medis secara rutin, guna mencegah komplikasi yang lebih serius dan memastikan penanganan yang sesuai. (Aisyah Amaliah)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....