Jembatan Putus, Ratusan Warga Terisolir Termasuk Anak Sekolah

  • 17 Feb 2025 16:02 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Ratusan warga di Dusun Plalangan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terisolir lantaran jembatan penghubung di dusun itu ambruk terbawa arus banjir.

"Ada sekitar 500 orang warga yang terisolir akibat jembatan putus. Mereka menyeberang saat air sungai surut," ujar Camat Mlandingan, Akhriat Syahada Alam kepada RRI, Senin (17/2/2025).

Katanya, sudah dua minggu jembatan penghubung itu putus, terseret banjir bandang pada 3 Februari 2025. Sejak saat itu, warga di Dusun Plalangan hanya bisa menyeberang sungai saat ingin keluar kampung.

"Sepeda motor tidak bisa lewat, jadi menunggu air surut baru bisa menyeberang," tegasnya.

Syahada Alam berharap, jembatan baru akan segera dibuat, agar ratusan warganya bisa kembali beraktivitas dengan normal, seperti biasanya. Terutama siswa di sebrang Dusun Plalangan bisa bersekolah.

"Siswa kalau mau ke sekolah ya menunggu air surut. Kalau air sungai tetap besar, ya gak jadi sekolah," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto mengaku telah mengusulkan pembangunan jembatan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur.

"Kami sudah mengajukan bantuan pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir bandang," ujarnya.

Diinformasikan sebelumnya, banjir bandang terjadi di Kecamatan Mlandingan pada 3 Februari 2025. Salah satu fasilitas umum berupa jembatan, rusak dan terbawa arus banjir.

Jembatan dengan panjang 50 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 6 meter itu rusak total sehingga akses utama bagi ratusan warga di Dusun Plalangan sejak saat itu terputus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....