Pengelolaan Sampah Banyuwangi Dapat Dukungan Uni Emirat Arab

  • 16 Feb 2025 20:48 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Komitmen Banyuwangi dalam pengelolaan sampah sirkular terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia internasional. Kali ini, program pengelolaan dan penanganan sampah ramah lingkungan di Banyuwangi mendapat dukungan dari Uni Emirat Arab (UEA).

Dukungan ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Pendanaan Proyek Pengelolaan Sampah antara Clean Rivers dan Project STOP (program penanganan sampah di Banyuwangi) saat pelaksanaan World Governments Summit 2025 di Dubai, yang disaksikan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, 12 Februari 2025.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik dukungan ini. Menurut Ipuk dengan dukungan dari berbagai pihak, pengelolaan sampah di Banyuwangi akan terus bergerak maju.

"Kami akan terus mendukung pelaksanaan Project STOP di Banyuwangi dan optimis pengelolaan sampah di Banyuwangi akan terus bergerak maju dengan kemitraan bersama Clean Rivers," kata Ipuk, Minggu (16/2/2025).

Penandatanganan perjanjian ini merupakan bagian dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA dan Pemerintah Indonesia pada 2024 lalu. Dukungan Clean Rivers merupakan bagian dari komitmen UEA sebesar USD 20 juta untuk proyek pengelolaan dan pembersihan sampah di Indonesia, salah satunya di Banyuwangi.

"Dengan dukungan Clean Rivers dan UEA, perluasan program ini akan semakin memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah serta memastikan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi warga Banyuwangi," tambah Ipuk.

Project STOP, yang dijalankan bersama organisasi nirlaba PT Systemiq Lestari Indonesia, telah hadir di Banyuwangi sejak 2018 dan berkontribusi dalam menyediakan layanan pengelolaan sampah yang aman dan berkelanjutan. Berbagai manfaat telah dirasakan, mulai dari bantuan fisik, pendampingan pendirian TPS3R, hingga program edukasi masyarakat.

Project STOP telah membangun TPS3R di Muncar, Balak, dan Songgon yang melayani ratusan ribu rumah tangga dan mengedukasi tentang pengolahan sampah. Ratusan warga juga mendapatkan manfaat ekonomi melalui pemilahan sampah dan pekerjaan di TPS3R.

CEO Clean Rivers, Deborah Backus, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif perubahan sistemik dengan dampak lingkungan dan sosial berkelanjutan. "Kemitraan ini sejalan dengan misi kami dalam mendanai solusi yang dapat diterapkan dalam skala lebih luas untuk melindungi dan memulihkan sungai serta memberdayakan komunitas lokal," ujarnya.

Dukungan Clean Rivers akan mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah di Banyuwangi, termasuk pembangunan TPS berskala besar. Melalui kolaborasi ini, akses layanan pengelolaan sampah akan diperluas untuk 850.000 penduduk dan menciptakan hingga 1.000 lapangan kerja penuh waktu.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....