Hadapi Hidrometeorologi, Dishub Gandeng DLH Antisipasi Pohon Tumbang
- 14 Nov 2024 20:57 WIB
- Jember
KBRN, Bondowoso : Sejak beberapa pekan terakhir ini terjadi sejumlah bencana Hidrometerologi di Bondowoso. Data dihimpun RRI sejak 5-12 November 2024 lalu, tercatat ada 18 bencana hidrometeorologi. Mulai dari angin puting beliung, hujan deras disertai angin kencang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Semuanya terjadi di Kecamatan Curahdami, Sumber Wringin, Binakal, Pakem, hingga Jambesari DS. Meski tak ada korban jiwa dari semua kejadian ini. Namun, diperkirakan total dari belasan kejadian, kerusakan rumah 133 rumah rusak ringan, sedang, hingga berat. Kemudian, ada juga 23 pohon tumbang.
Mengantisipasi banyaknya bencana Hidrometeorologi di Bondowoso. Utamanya pohon tumbang, forum lalu lintas dan angkutan darat yang dikomandani oleh Dinas Perhubungan melakukan pertemuan.
Plt Kepala Dinas Perhubungan, Agung Tri Handono mengatakan, pihaknya memastikan pengamanan pengguna jalan bahaya tumbangnya pohon. Karena ini menjelang musim penghujan. Sudah disepakati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan melakukan pemangkasan pohon. Utamanya di sekitaran badan jalan.
"DLH nanti akan melakukan pemangkasan pohon," ujarnya, Kamis (14/11/2024).
Selain itu, Dishub juga akan berkoordinasi lebih lanjut untuk pemangkasan pohon khususnya yang menjadi domain dari Dinas Bina Marga Provinsi..
Kabid Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati DLH Bondowoso Syahrial Fari, mengatakan, untuk menindaklanjuti ini pihaknya akan menggelar rapat teknis dengan Dishub.
" Namun memang tak semua pohon menjadi kewenangan DLH Bondowoso. Ada sebagian yang menjadi kewenangan Dinas Bina Marga Provinsi Jatim, " ungkapnya.
Kalau yang menjadi kewenangan DLH sendiri, di kecamatan kota saja tercatat ada 4.000 pohon. Semuanya tersebar di kanan-kiri bahu jalan, dan beberapa ruang terbuka hijau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....