Stok Minyakita Banyuwangi Aman hingga Lebaran

  • 26 Feb 2026 12:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan stok minyak goreng merek Minyakita dalam kondisi hingga Idulfitri 2026. Kepastian itu disampaikan usai Bupati Banyuwangi bersama Forkopimda meninjau Gudang Bulog Sukowidi, Kecamatan Kalipuro, Rabu, 25 Februari 2026.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan pengecekan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tengah potensi lonjakan permintaan. Konsumsi minyak goreng selama Ramadan diperkirakan meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari biasa.

“Kami ingin memastikan stok aman. Jika ketersediaan cukup, harga bisa tetap terkendali,” ujar Ipuk.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyebut stok Minyakita yang tersedia di gudang saat ini mencapai 38 ribu liter. Selain itu, terdapat tambahan 100 ribu liter yang sedang dalam perjalanan ke Banyuwangi.

"Kami masih ada lagi tambahan stok 100 ribu liter dalam perjalanan menuju Banyuwangi," ucap Dwiana.

Sejak Jumat, 20 Desember 2025 hingga Selasa, 24 Februari 2026, Bulog telah menyalurkan 368 ribu liter Minyakita ke 108 kios di Banyuwangi. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing pedagang.

Dwiana menjelaskan, Bulog mendistribusikan sekitar 35 persen dari total pasokan Minyakita. Sementara sisanya disalurkan langsung oleh produsen melalui jaringan distributor resmi.

Bulog bersama Satgas Pangan juga melakukan pengawasan harga agar tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Pedagang yang menjual di atas HET akan dikenai sanksi sesuai ketentuan.

Untuk menjadi pengecer resmi, pedagang wajib memiliki KTP, NPWP, dan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta terdaftar dalam sistem distribusi. Setiap transaksi tercatat secara digital guna memastikan transparansi dan pemerataan pasokan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....