Ipuk Pantau Harga Sembako Pekan Pertama Ramadan

  • 25 Feb 2026 19:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Memasuki pekan pertama Ramadan 2026, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. Pemantauan dilakukan di Pasar Blambangan, Rabu, 25 Februari 2026.

“Kami mengecek agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok tetap terjaga di pasaran, karena selama Ramadan biasanya mengalami kenaikan,” ujar Ipuk.

Dalam kegiatan tersebut, Ipuk didampingi Kapolresta Banyuwangi Rofiq Ripto Himawan, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspitasari, serta perwakilan TNI AD dan TNI AL.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga dalam sepekan Ramadan. Harga telur naik dari Rp27.000–28.000 menjadi Rp31.000 per kilogram. Daging sapi meningkat dari Rp125.000 menjadi Rp145.000 per kilogram, sementara daging ayam naik dari Rp30.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Cabai yang sebelumnya sempat menyentuh Rp130.000 per kilogram kini turun menjadi Rp98.000 per kilogram. Bawang merah naik di kisaran Rp45.000–48.000 per kilogram. Sementara itu, sejumlah komoditas relatif stabil seperti gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Rp17.500–19.500 per liter, bawang putih Rp30.000–35.000 per kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, dan beras medium Rp68.500 per 5 kilogram.

Ipuk menegaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus memantau pergerakan harga untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Untuk mengendalikan harga, kami bersama stakeholder terkait terus menggelar pasar murah secara masif sejak awal Ramadan dan merata di seluruh kecamatan. Silakan dimanfaatkan masyarakat,” kata Ipuk.

Kepala BI Jember, Iqbal Reza Nugraha, menilai dinamika kenaikan harga sejumlah komoditas masih dalam batas wajar dan belum berpotensi memicu inflasi signifikan.

“Kami meminta TPID untuk terus menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian harga,” ujar Iqbal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....