Bulan Februari 2026, Tonggak Sejarah yang Menguatkan

  • 25 Feb 2026 01:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Fransiskus Xaverius Yiddi Purwa Mardianta, tokoh agama Katolik /Humas Gereja Katolik Santo Yusup Jember kepada RRI menyampaikan rasa syukur menyambut tahun 2026.

"2026 di bulan Februari, menurut kami, menjadi tonggak sejarah yang menguatkan dan mempersatukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tiga peristiwa besar : Imlek, Rabu Abu, dan Ramadhan, yang saling berurutan. Mereka berbeda tinggal dalam satu Negara yang penuh cinta : INDONESIA." ucapnya, 25 Februari 2026.

FX Yiddi PM kembali menuturkan, "Ketiga momen besar ini mengajarkan untuk pembaruan. Rumah dibersihkan, relasi diperbaiki, doa-doa dipanjatkan untuk keberkahan semua umat. Mereka semuanya mengajak untuk Bertobat dan membaharui diri."

Lebih lanjut FX Yiddi menguraikan, "Dalam perayaan IMLEK 2577, menjadi pembaruan sejati tidak berhenti pada lampion yang digantung dan yang lain, namun menuntut keberanian untuk membersihkan hati dari iri, rasa dendam, dan juga keserakahan. Berdamai dengan semesta, keluarga dan juga sesama. Sementara Umat Katolik pada Rabu Abu, awal Masa Prapaskah disampaikan bahwa : manusia berasal dari debu, dan akan kembali menjadi debu. Dalam tradisi Kristiani ABU di dahi adalah kesadaran akan keterbatasan diri. Untuk itu Masa Prapaskah bukan soal pantang dan puasa, tetapi perjalanan kembali pada Tuhan, perkuat nilai KASIH, dan kerendahan hati. Sedangkan pada bulan Ramadhan, mengajak umat Muslim memasuki disiplin spiritual yang mendalam. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga namun latihan menundukkan ego melatih kesabaran, menajamkan empati, dan membuka ruang untuk memperbanyak amal. Ketiganya mengajak untuk melakukan Pertobatan dan Pembaruan diri." ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....