Jelang Lebaran Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Sidak Daging di Pasar Tradisional
- 26 Mar 2025 13:53 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Dinas Pertanian dan Pangan (Disperta) Banyuwangi menggelar inspeksi mendadak (sidak) daging di Pasar Blambangan, Banyuwangi, Rabu (26/3/2025). Sidak ini untuk memastikan daging yang dijual dalam kondisi aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) menjelang Lebaran 2025.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda mengatakan, sidak daging dilakukan secara serentak, oleh petugas di 25 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di seluruh Banyuwangi. Petugas memeriksa lapak-lapak penjual daging, dengan mengecek kualitas daging secara detail dan mengukur kadar pH pada daging sapi yang dijual.
"Dalam rangka jaminan daging yang ASUH, dan ini bersamaan dengan hari keagamaan besar nasional yakni Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri," kata Ilham, Rabu (26/3/2025).
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa daging yang dijual aman untuk dikonsumsi. Selain itu, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Banyuwangi juga sudah melandai dan tidak ada laporan kasus baru.
"Semua sudah menyembelih di Rumah Potong Hewan (RPH), kita ada 8 RPH yang tersebar di seluruh Banyuwangi," ungkap Ilham.
Saat ini permintaan daging sapi meningkat hingga 300 persen menjelang Idul Fitri. Harga daging sapi juga mengalami kenaikan rata-rata Rp10 ribu per kilogram, dari biasanya Rp125 ribu - Rp130 ribu per kilogram menjadi Rp135 ribu - Rp140 ribu per kilogram.
| Baca juga: Bupati Ipuk Cek Stok Pangan dan BBM |
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, memastikan bahwa stok sapi di Banyuwangi masih aman meskipun permintaan meningkat. Populasi sapi di Banyuwangi saat ini hampir mencapai 100 ribu ekor.
"Satu hari rata-rata normal pemotongan 32 ekor. Hari ini terlaporkan setinggi-tingginya sudah hampir 100 ekor per hari. Mungkin besok mulai naik lagi," ungkap Nanang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....