Jangan Tunggu Rem Blong, Ganti Minyak Rem Secara Berkala

  • 25 Jun 2026 20:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID - Jember, Banyak pemilik sepeda motor rajin mengganti oli mesin, tetapi sering lupa memperhatikan kondisi minyak rem. Padahal, komponen ini memiliki peran sangat vital dalam sistem pengereman. Jika minyak rem dibiarkan terlalu lama tanpa penggantian, risiko kecelakaan bisa meningkat karena performa pengereman menurun.

Dilansir dari berbagai sumber, tak sedikit pengendara yang baru menyadari pentingnya minyak rem setelah rem terasa kurang pakem atau bahkan mengalami gagal rem. Oleh karena itu, para ahli otomotif mengingatkan agar penggantian minyak rem tidak diabaikan.

Instruktur Safety Riding Johanes Lucky dari salah satu produsen otomotif nasional dalam edukasi yang dipublikasikan pada 14 Februari 2025 menjelaskan bahwa banyak pengendara hanya fokus pada kampas rem, padahal kualitas minyak rem juga sangat menentukan keselamatan saat berkendara. "Minyak rem memiliki usia pakai dan harus diganti secara berkala agar sistem pengereman tetap bekerja optimal." imbuh dia.

Minyak rem berfungsi meneruskan tekanan dari tuas atau pedal rem menuju kaliper sehingga kendaraan dapat berhenti dengan baik. Seiring waktu, minyak rem dapat menyerap uap air dari udara. Kondisi ini membuat kualitasnya menurun dan titik didihnya berkurang. Akibatnya, sistem pengereman menjadi kurang optimal terutama saat digunakan dalam perjalanan jauh atau medan menurun.

Bahaya yang serring terjadi ketika terlalu lama tidak mengganti minyak rem adalah menurunnya kualitas minyak rem yang dapat membuat respons pengereman terasa lebih lambat dibanding biasanya. Ketika kadar air dalam minyak rem meningkat, cairan lebih mudah mendidih saat suhu sistem rem tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan gelembung udara yang mengurangi tekanan hidrolik rem.

Dampak lainnya adalah minyak rem yang sudah terkontaminasi dapat memicu korosi pada bagian dalam sistem pengereman seperti master rem dan kaliper. Dalam kondisi ekstrem, performa pengereman bisa turun drastis dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Umumnya pabrikan menyarankan penggantian minyak rem setiap dua tahun sekali atau sekitar 24.000 kilometer, tergantung kondisi penggunaan kendaraan. Namun, pemeriksaan berkala tetap perlu dilakukan. Jika warna minyak rem berubah menjadi lebih gelap atau terlihat kotor, penggantian sebaiknya segera dilakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....