Alasan Inggris Jadi “Rumah” Mayoritas Tim Formula 1
- 14 Mar 2026 10:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Formula 1 dikenal sebagai olahraga internasional. Para pembalap berasal dari berbagai negara. Kalender balapnya juga tersebar di berbagai belahan dunia. Begitu pula dengan tim yang berlaga, yang secara resmi berasal dari negara berbeda seperti Jerman, Prancis, atau Austria.
Namun dalam praktiknya, banyak tim tersebut justru beroperasi dari satu tempat yang sama, yakni Inggris. Tim seperti Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, Alpine Formula One Team, dan Red Bull Racing memang memiliki lisensi dari negara asalnya masing-masing. Akan tetapi, pusat operasional mereka sebenarnya berada di Inggris. Bersama tim lain seperti McLaren F1 Team, Aston Martin Formula One Team, dan Williams F1 Team, mereka menjadikan Inggris sebagai basis utama pengembangan mobil balap.
Menurut hotcars.com, fenomena ini tidak terjadi secara kebetulan. Inggris memiliki sejarah panjang dalam dunia balap. Bahkan sebelum mobil ditemukan, balapan kuda berhadiah sudah populer di negara tersebut sejak Abad Pertengahan. Memasuki era otomotif, Inggris menjadi lokasi berbagai balapan ketahanan di lintasan tanah serta balapan kecepatan di jalan raya yang sudah berlangsung sejak awal abad ke-20.
Selain itu, Inggris juga memiliki banyak produsen mobil klasik yang turut memperkuat budaya motorsport di negara tersebut, seperti Aston Martin, MG, dan Bentley. Meski negara lain seperti Jerman juga memiliki industri otomotif kuat, ada faktor sejarah lain yang membuat Inggris menjadi pusat Formula 1 modern.
Salah satu faktor terpenting adalah dampak Perang Dunia II. Saat konflik berlangsung, Inggris membangun banyak pangkalan udara untuk menghadapi serangan Jerman dalam peristiwa yang dikenal sebagai Battle of Britain. Setelah perang berakhir, banyak landasan udara tersebut tidak lagi digunakan.
Para penggemar otomotif kemudian memanfaatkan landasan udara yang luas dan mulus itu sebagai sirkuit balap dan tempat pengujian kendaraan. Selain itu, banyak insinyur yang sebelumnya bekerja merancang pesawat tempur seperti Supermarine Spitfire beralih ke industri motorsport. Mereka menjadi desainer, teknisi, dan mekanik mobil balap berperforma tinggi.
Ketika Kejuaraan Dunia Formula One resmi dimulai pada 1950, Inggris sudah memiliki ekosistem motorsport yang matang. Hal ini membuat banyak tim memilih mendirikan basis di sana karena mudah mendapatkan insinyur, fasilitas pengujian, serta pemasok komponen.
Seiring waktu, terbentuk efek “bola salju”. Kehadiran tim balap menarik lebih banyak pemasok komponen dan tenaga ahli, yang pada akhirnya menarik lebih banyak tim lagi. Menurut laporan BBC, kawasan ini bahkan menampung sekitar 80 persen insinyur kendaraan berperforma tinggi di dunia.
Kondisi tersebut juga membuat tim baru sering mengambil alih fasilitas tim lama yang sudah tidak beroperasi. Misalnya, tim yang dulu dikenal sebagai BAR, yang sebelumnya lagi merupakan Tyrrell, akhirnya dibeli Mercedes dan beroperasi dari markas di Brackley, Inggris. Hal serupa juga terjadi pada Red Bull yang menggunakan fasilitas bekas tim Jaguar di Milton Keynes.
Meski demikian, tidak semua tim Formula 1 berbasis di Inggris. Scuderia Ferrari tetap mempertahankan markasnya di Maranello, Italia, sebagai bagian penting dari identitas tim dan kebanggaan nasional. Selain itu, tim seperti Alfa Romeo F1 Team yang kini digantikan Audi F1 Team, berbasis di Swiss, sementara Scuderia AlphaTauri yang telah berubah jadi Racing Bulls, tetap berada di Italia.
Ada juga tim yang memiliki basis ganda, seperti Haas F1 Team. Tim ini memiliki kantor pusat di Amerika Serikat, tetapi juga menjalankan fasilitas operasional di Banbury, Inggris, untuk memudahkan aktivitas selama musim balap yang sebagian besar berlangsung di Eropa.
Menurut ulasan di hotcars.com, faktor sejarah, infrastruktur, serta konsentrasi tenaga ahli membuat Inggris kini menjadi pusat utama Formula 1. Diperkirakan sekitar 60 hingga 70 persen tim F1 memiliki basis operasional di negara tersebut, sebuah angka yang menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Inggris dalam dunia balap mobil paling bergengsi di dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....