Power Steering Tercipta, Mengemudi Jadi Lebih Mudah
- 24 Sep 2025 13:56 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Teknologi otomotif terus berkembang dengan menghadirkan berbagai fitur canggih seperti assisted parking dan kemampuan off-road yang mumpuni. Namun, semua kecanggihan tersebut tidak akan berarti jika pengalaman berkendara tidak nyaman. Salah satu fitur penting yang membuat mengemudi lebih mudah dan ringan adalah power steering.
Sebelum adanya power steering, mobil zaman dulu memiliki setir yang berat dan sulit diputar, terutama saat kendaraan dalam kondisi diam. Hal ini membuat pengemudi harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk berbelok dan mengendalikan kendaraan. Kebutuhan akan setir yang lebih ringan mendorong lahirnya sistem power steering yang kemudian menjadi tonggak penting dalam sejarah otomotif.
Dihimpun dari dubizzle.com, cikal bakal power steering sudah muncul sejak abad ke-19, namun pengembangan serius baru dimulai pada abad ke-20. Francis Davis, seorang insinyur asal Amerika, menciptakan sistem hydraulic power steering (HPS) pada 1926. Karyanya kemudian digunakan secara luas, terutama pada kendaraan berat dan militer di era Perang Dunia 2.
Pasca perang, Chrysler sebagai salah satu yang memimpin merek otomotif, memperkenalkan sistem yang disebut Hyrdraguide, dan pada 1960 jutaan mobil di Amerika Serikat sudah dilengkapi power steering.
Seiring perkembangan teknologi, power steering juga berevolusi. HPS menjadi awal yang kemudian digantikan oleh sistem electric power steering (EPS). EPS dinilai lebih hemat energi dan pintar menyesuaikan bobot setir sesuai kecepatan.
Selain itu, lahirlah sistem electro-hydraulic power steering (EHPS) yang menggabungkan keunggulan keduanya. Kini, hampir semua mobil modern sudah menggunakan power steering, menjadikannya fitur standar yang membuat berkendara jauh lebih aman, nyaman, dan praktis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....