Persewangi Gandeng Perusahaan Korea Garap Training Camp

  • 03 Apr 2026 20:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Klub sepak bola Persewangi Banyuwangi menjajaki kerja sama dengan perusahaan manajemen olahraga asal Korea, Sportizen, untuk pengembangan fasilitas olahraga berstandar internasional di Banyuwangi, Jumat, 3 April 2026. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendorong profesionalisasi dan industrialisasi sepak bola daerah.

Sebagai bentuk keseriusan kerja sama, perwakilan Sportizen, Jung Chan Lee dan Chan Koo Shim, datang langsung ke Banyuwangi untuk meninjau sejumlah fasilitas olahraga yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan. Fasilitas tersebut adalah kawasan Agro Wisata Tamansuruh (AWT) dan Stadion Diponegoro.

Presiden Persewangi, Handoko, mengatakan penjajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam pengelolaan aset dan pengembangan sektor olahraga berbasis pariwisata.

“Yang terpenting ada komitmen bersama. Tahun lalu kami sudah menandatangani nota kesepahaman dengan bupati terkait pengelolaan aset, dan kami juga ikut membantu promosi agar pariwisata Banyuwangi semakin berkembang melalui sport tourism,” ujar Handoko, Jum'at 3 April 2026.

Ia menjelaskan, komunikasi dengan Sportizen telah berlangsung cukup lama. Perusahaan tersebut diketahui memiliki jaringan luas di industri olahraga, termasuk mengelola klub sepak bola di Eropa.

“Dari pembicaraan itu, mereka tertarik dan hari ini datang langsung ke Banyuwangi untuk melihat potensi yang ada. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal pengembangan sepak bola di Banyuwangi,” kata Handoko.

Dalam rencana awal, kawasan Agro Wisata Tamansuruh (AWT) akan dikembangkan menjadi training camp dengan fasilitas lengkap, seperti lapangan latihan dan pusat kebugaran. Namun, detail pengelolaan masih akan dibahas lebih lanjut karena membutuhkan perencanaan matang.

Sementara itu, CEO Persewangi Banyuwangi, Porwo Handoko, menambahkan pihaknya berencana menyewa aset daerah dalam jangka panjang untuk membangun fasilitas olahraga berstandar internasional. Ia menyebut, fasilitas tersebut juga berpotensi digunakan klub-klub luar negeri untuk pemusatan latihan, khususnya saat musim dingin di negara asal mereka.

“Rencananya akan dibangun training ground, fitness center, dan fasilitas pendukung lainnya. Persewangi nantinya juga akan memanfaatkan fasilitas ini,” ucap Porwo.

Selain itu, AWT rencana pengembangan juga mencakup renovasi stadion, termasuk peningkatan kapasitas dan kualitas agar memenuhi standar kompetisi Liga 1.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....