PELTI Lumajang Diminta Jadi Motor Transformasi Pembinaan Atlet

  • 26 Nov 2025 10:28 WIB
  •  Jember

KBRN, Lumajang: Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) menegaskan bahwa kepengurusan baru Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Lumajang harus menjadi motor transformasi pembinaan atlet daerah. Arahannya tersebut disampaikan dalam Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Kabupaten PELTI Lumajang Masa Bakti 2025–2029 yang berlangsung di Gedung PKK Lumajang, Sabtu (15/11/2025).

Mas Yudha menyatakan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, PELTI dianggap memiliki peran strategis sebagai lembaga pembinaan yang mampu melahirkan atlet tangguh sekaligus figur teladan yang menjunjung sportivitas, integritas, dan kedisiplinan.

“Pembinaan atlet tidak boleh berjalan sporadis. Harus ada arah yang jelas, kurikulum latihan yang terstruktur, serta sinergi antara pelatih, sekolah, komunitas olahraga, dan pemerintah daerah. Dengan manajemen pembinaan yang kuat, Lumajang bisa melahirkan atlet tenis yang kompetitif di tingkat provinsi hingga nasional,” tegas Mas Yudha.

Ia menambahkan bahwa PELTI perlu membangun ekosistem yang mendukung pembinaan secara menyeluruh. Upaya tersebut meliputi pemetaan potensi atlet usia dini, penyediaan akses lapangan latihan yang memadai, peningkatan kapasitas pelatih, serta penyelenggaraan turnamen rutin sebagai ruang pemantapan mental bertanding.

Mas Yudha juga menyoroti pentingnya inovasi dalam dunia olahraga modern, termasuk pemanfaatan teknologi untuk memantau perkembangan performa atlet. Menurutnya, pendekatan berbasis data menjadi kunci peningkatan kualitas latihan dan penyusunan strategi kompetisi yang efektif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung pengembangan olahraga tenis sepanjang program-program PELTI bersifat terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan olahraga prestasi di Lumajang.

“Kita ingin para atlet tenis Lumajang tidak hanya tampil berprestasi sesekali, tetapi memiliki jalur pembinaan jangka panjang yang mempersiapkan mereka menjadi juara yang konsisten,” ujarnya.

Kepengurusan PELTI Lumajang masa bakti 2025–2029 diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan prestasi tenis daerah dengan visi yang lebih progresif. Mereka didorong memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga tenis, menghadirkan ruang kompetisi rutin, serta meningkatkan kualitas pelatih sesuai kebutuhan zaman.

Para pengurus baru menyatakan komitmennya menjalankan agenda pembenahan organisasi dan pembinaan atlet secara terpadu. Dengan dukungan Pemkab Lumajang, PELTI optimistis dapat melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga kuat dalam karakter dan daya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....